Pelaksanaan Pilkada Butuh Pengawasan Partisipatif

Pelaksanaan Pilkada Butuh Pengawasan Partisipatif
KUNJUNGAN: Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar (tengah), berfoto bersama jajaran Bawaslu Kabupaten Cianjur saat meresmikan PPID.
0 Komentar

CIANJUR – Pengawasan par­tisipatif pada Pilkada Kabupat­en Cianjur terus disosialisasi­kan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat. Sasaran sosialisasi sendiri menjangkau berbagai kalangan elemen pemilih.

“Perlu disosialisasikan pen­gawasan partisipatif ini kepada masyarakat agar mereka me­mahami peran dan fungsinya selain sebagai pemilih,” kata Ketua Bawaslu Cianjur, Usep Agus Zawari, kemarin (21/10).

Sosialisasinya ada yang di­lakukan secara langsung, ada juga yang dilakukan secara daring melalui akun media sosial. Sosialisasi langsung seperti yang dilakukan pada Senin (19/10) di Situs Meg­alitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka. Bawaslu menggaet kalangan pencinta lingkungan, Pramuka, pengelola situs, dan warga dan juga melalui akun medsos Bawaslu.

Baca Juga:Pelanggar Prokes Kena Sanksi NyapuWabup Sumedang Ancam Ratakan Bangunan Liar

“Sosialisasi pengawasan par­tisipatif di Gunung Padang di­dasari karena ada nilai filosofin­ya. Kami ingin mengambil energi positif melestarikan budaya pengawasan dan mendisiplinkan warga dalam pengawasan,” terang Koordina­tor Divisi Hukum dan Humas Bawaslu Kabupaten Cianjur. Asep Tandang.

Asep menyebutkan tujuan dari pengawasan partisipatif adalah untuk mengajak dan memper­banyak teman untuk ikut men­gawasi jalannya pelaksanaan Pilkada. “Tujuan dari sosialisasi partisipatif ini mengajak dan memperbanyak teman untuk ikut mengawasi berjalannya Pilkada,” ujarnya.(yis)

0 Komentar