Mulai Meniti Tantangan Jadi Produser

Mulai Meniti Tantangan Jadi Produser
Prilly Latuconsina : Mencoba tantangan baru jadi produser
0 Komentar

JAKARTA – Sukses membintangi sejumlah film dan sinetron, Prilly Latuconsina menjajal tantangan baru menjadi produser. Debut film yang bakal diproduserinya mengangkat cerita tentang mental health.

Prilly mengatakan bahwa proses film yang diproduserinya kini baru sampai pada tahap revisi skrip naskah. Naskah skenario sebenarnya sudah hampir rampung karena dikerjakan sudah cukup lama. Namun ada story line yang mesti diubah supaya filmnya nanti jadi lebih menggigit.

Prilly Latuconsina yakin film yang diproduserinya itu akan bagus. Selain didukung oleh instingnya sebagai pemain yang memang tahu persis seperti apa cerita biar lebih menarik ketika dieksekusi, Prilly juga didukung oleh tim yang hebat.

Baca Juga:Beri Pelanggan Pengalaman Baru, MG Motor Dirikan 2 Dealer VirtualDorong Pemulihan Ekonomi dan Percepatan Sektor Riil, Pemerintah Pindahkan Rp30 Triliun di BI ke Himbara

“Aku yakin karena aku punya tim yang solid dan aku yakin punya cerita yang bisa dibilang bagus. Makanya aku yakin mau produseri film sendiri. Aku yakin akan ada awal di setiap apapun itu. Dan ini pengalaman pertama aku sebagai produser,” kata Prilly Latuconsina saat ditemui di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/6).

Menjadi produser dan hanya sekedar pemain, disebut Prilly, sangat berbeda. Dia mengakui pekerjaan produser jauh lebih berat dibanding hanya berakting di depan kamera sebagai pemain. Menjadi produser, aktris 23 tahun itu harus terlibat dari awal pembuatan film sampai akhir. Prilly juga harus dibuat pusing dengan masalah dana dan bagaimana mengaturnya supaya efektif.

Meskipun menjadi produser membuat Prilly lebih banyak menyita waktu, energi dan pikiran, dia sangat menikmati prosesnya. Apalagi ini adalah pelajaran penting baginya untuk mengetahui secara teknis di balik penggarapan sebuah film.

“Pembelajaran buat aku, ternyata membuat film itu nggak gampang. Dan banyak proses yang dilewati dan ini jadi latihan mental juga. Biasanya kita main tinggal baca skrip, tinggal akting. Ini aku mendalami karakter, baca skrip apakah sudah sesuai dengan yang kita pengin. Terus juga lokasi dan bujet, itu yang diputusin produser juga kan. Nah itu tuh yang nge-buat aku lebih kerja keras lagi. Dan memang harus lebih serius lagi tapi nggak apa-apa,” papar Prilly Latuconsina.

0 Komentar