Sementara itu, Dadan juga merasa kekurangan terletak pada media yang digunakan. Aplikasi Zoom misalnya, dalam aplikasi tersebut durasi tatap muka secara daring hanya dibatasi selama empat puluh menit. Sehingga tak heran apabila Dadan melakukan dua sesi tatap muka ketika menyampaikan materi perkuliahan.
Dadan juga memberikan tips terkait strategi pemebelajaran yang bisa digunakan oleh guru atau dose. Pertama dilihat dari aspek materi, sebaiknya guru atau dosen menyiapkan materi semaksimal mungkin. Terlebih ketika ada limitasi waktu dalam sebuah aplikasi tertentu yang dijadikan media pembelajaran.
Strategi kedua dilihat dari aspek metodologi, secara metode materi harus mampu disampaikan secara efektif. Guru harus paham berbagai fitur di dalam media yang digunakan, sehingga mampu menentukan metode yang tepat untuk menyampaikan materi pembelajaran.
Baca Juga:DPJ Terima Kritikan ICMI MudaSMPN 2 Butuh Penyesuaian Materi
“Guru atau dosen juga harus tetap menjaga emosional dengan siswa. Sepuluh menit pertama digunakan untuk bertegur sapa dengan siswa. Saya sapa mahasiswa pada saat tatap muka melalui aplikasi zoom. Saya panggil namanya, tanya kabarnya, ini lah strategi pembelajaran yang saya gunakan untuk mengikat emosional dengan mahasiswa saya, tidak langsung ke materi,” tandasnya.
Oleh sebab itu, Dadan berharap pemerintah pusat maupun daerah khususnya satuan pendidikan saling bahu membahu agar pembelajaran ini berjalan dengan baik. Dengan adanya wabah pandemi Covid-19 ini banyak hal yang tidak terealisasi.
“Saya berharap kedepannya kita harus mempersiapkan dari segi perangkatnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diharapkan,” pungkasnya.(mg7/tur)
