Disdik KBB Genjot Literasi Digital Bagi Siswa

Disdik KBB Genjot Literasi Digital Bagi Siswa
SUKSESKAN LITERASI: Sejumlah siswa tampak fokus saat membaca di ruang perpustakaan. Disdikterus menggenjot gerakan literasi digital di era teknologi dengan menggandeng pihak lain.
0 Komentar

NGAMPRAH– Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar acara Sosialisasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Kegiatan yang dihadiri oleh Tim Fasilitator Daerah GLS Mekar KBB dan Tim Penggerak Tantangan Membaca Bandung Barat (TMBB) tersebut, bertujuan untuk meningkatkan program literasi pada 2020 yang di pusatkan di Al Azhar Syifa Budi Parahyangan Islamic School, belum lama ini.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan SMP, Dadang Ahmad Sapardan,
dalam sambutannya mengapresiasi kinerja para pegiat literasi KBB. Menurutnya,
keberhasilan program TMBB 2019 menjadi dasar untuk meningkatkan tantangan
literasi berikutnya.

Dadang berharap agar program di atas dapat diikuti oleh 175 SMP
yang ada di KBB. Sehingga, selain meneruskan program yang telah dicanangkan
sebelumnya, juga dapat meningkatkan keterampilan menulis. Hal ini merupakan
salah satu upaya mewujudkan Bandung Barat sebagai kabupaten yang literat

Baca Juga:ASN Diminta Pahami Program Disdik JabarCoach Dhimaz Fokus Poin Saat Putra All-Star Berlaga di Amerika

“Saya mengapresiasi dan bangga dengan Tim Penggerak TMBB serta
Tim Fasilitator GLS Mekar KBB. Keberhasilan TMBB tahun lalu menjadi dasar untuk
meningkatkan tantangan literasi pada TMBB 2020 yang akan kita laksanakan mulai
bulan Maret mendatang. Melalui TMBB 2020 kita tingkatkan keterampilan menulis
menuju Bandung Barat Literat. Dari jumlah 175 SMP yang ada, diharapkan dapat
mengikuti TMBB periode sekarang. Sehingga tahun 2020 semua SMP di Bandung Barat
telah melaksanakan GLS dalam upaya penumbuhan budi pekerti sebagai pelaksanaan
Permendikbud No. 23 Tahun 2015,” ungkap Dadang.

Lebih jauh disampaikan bahwa peserta kegiatan yang hadir selain
menjadi tim penggerak TMBB, juga  harus mampu menjadi teladan dalam upaya
menumbuhkan budaya literasi.

Di era digital yang serba cepat mengalirnya informasi, penggerak
literasi harus mampu atau memiliki kemampuan literasi digital yang handal.
Dengan kemampuan tersebut, ditanamkan pula literasi digital pada siswa peserta
TMBB khususnya, dan  siswa pada umumnya.

Sementara itu, Yuli Ridawati, Koordinator Fasilitator GLS,
memaparkan bahwa TMBB 2020 yang akan dimulai pada bulan Maret dan berakhir pada
 September 2020 akan ditambah dengan jenis tantangan lainnya, yakni adanya
literasi kunjungan ke perpustakaan dan jenis buku yang harus dibaca peserta
tantangan.

Di sisi lain, Nani Sulyani, Fasda GLS, mengajak para peserta

0 Komentar