JAKARTA – Barcelona harus bersusah payah untuk mengatasi tamunya Getafe dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-24 La Liga Camp Nou, Sabtu (15/2) malam.
Kemenangan
itu membuat Barcelona kini mengoleksi 52 poin atau menyamai raihan angka Real
Madrid yang berada di puncak klasemen. Sementara Getafe (42) masih berada di
urutan ketiga.
Getafe
tampil begitu percaya diri kendati bertandang ke markas Barcelona, tetapi tuan
rumah yang lebih dulu memperoleh peluang ketika Sergio Busquets mengirim umpan
terobosan yang sayangnya gagal diselesaikan sempurna oleh megabintang Lionel
Messi.
Baca Juga:Marsha Jajal Dunia Tarik SuaraRadiasi Serpong
Publik
tuan rumah terbungkam sesaat ketika Allan Nyom berhasil menyambar bola liar di
hadapan gawang, hasil tandukan Jorge Molina yang tak diantisipasi sempurna
kiper Marc-Andre ter Stegen pada menit ke-23.
Namun,
wasit Guillermo Cuadra Fernandez menghabiskan setidaknya dua menit untuk
meninjau tayangan ulang VAR sebelum kemudian menganulir gol Getafe karena
dakwaan ada pelanggaran dalam prosesnya.
Setelah
diselamatkan VAR, Barcelona membuka keunggulan pada menit ke-33 ketika umpan
terobosan cantik Messi berhasil ditemui oleh Antoine Griezmann demi menjebol
gawang tim tamu. Enam menit kemudian keunggulan Barcelona berganda berkat
kesigapan Sergi Roberto menyambut umpan silang Junior Firpo yang sempat gagal
dijangkau oleh Ansu Fati.
Firpo
sendiri masuk ke lapangan untuk menggantikan bek kiri utama Barcelona Jordi
Alba pada menit ke-22. Alba ditarik keluar lantaran cedera. Kabar buruk. Di
laman resmi klub, Alba disebut mengalami cedera paha kanan dan diragukan bisa
tampil melawan Napoli (16 Besar Liga Champions, 26 Februari) dan Real Madrid
(La Liga, 2 Maret).
Barcelona
hampir menambah keunggulannya lagi pada pengujung injury time babak pertama
tetapi tembakan Messi bisa dihentikan oleh kiper David Soria.
Keunggulan
dua gol membuat Barcelona lebih percaya diri dan akhirnya lebih banyak
mengendalikan pertandingan, tetapi Getafe menimbulkan momentum kebangkitan
ketika pemain pengganti Angel Rodriguez berhasil memperdaya Gerard Pique dan Roberto
sebelum melepaskan tembakan demi memperkecil ketertinggalan 1-2 pada menit
ke-66.
Enam
menit kemudian Ter Stegen dipaksa melakukan dua penyelamatan gemilang beruntun
