Berantas Kawin Kontrak di Bogor dan Cianjur, Emil akan Pasang Baliho Larangan Berbuat Maksiat

Berantas Kawin Kontrak di Bogor dan Cianjur, Emil akan Pasang Baliho Larangan Berbuat Maksiat
0 Komentar

BANDUNG – Untuk menekan terjadinya praktek kawin kontrak di
wilayah Puncak Bogor, Gubernur Jabar rencanannya akan memasang baliho dan
spanduk yang berisikan larangan perbuatan maksiat.

Rencana ini, kata dia, akan ditugaskan kepada Dinas
Pariwisata dan Budaya Jabar. Sebab, banyaknya kawin kontrak itu, terjadi di
obyek-obyek wisata di Jabar. salah satunya di daerah puncak Bogor dan Cianjur.

“Kami akan terus memberantas kemaksiatan, terutama
dengan hukuman sosial. Kita akan nempel baliho-baliho untuk meningatkan
kesadaran,’’ kata Emil di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Bandung, Senin
(17/2).

Baca Juga:Ayo Serbu! Disperindag Siapkan 8 Ton Bawang Putih untuk Operasi PasarLahan Minim, Produksi Padi di Cimahi Cuma 1.759 Ton

Selain itu, kordinasi dengan Badan Reserse Kriminal
(Bareskrim) Polri dan aparat penegak hukum, agar rutin melakukan pemeriksaan
dan razia.

“Saat ini memang kabarnya sudah ditangkap. Nah proses
ini kita akan teruskan dan kita akan rutinkan. Memang di zona daerah puncak
yang bogor juga masuk ke cianjur,” katanya

Emil menegaskan, untuk obyek wisata yang ada di Jabar tidak
boleh ada sarana maksiat. Untuk itu, masyarakat di sekitar obyek wisata harus mau
mengikuti program-program pemerintah dalam rangka meningkatkan perekonomian
warga.

“kita ingin hidupnya tenang, barokah, provinsi nya jauh
dari hal hal begitu. Karena branding negatif ini tidak bisa saya biarkan.
Memang dari dulu sudah ada dari jaman saya SD juga, kalau sebelum ada tol kan
ngelewat situ, vila, vila, vila,” ujar emil berseloroh. (mg1/yan)

0 Komentar