Kongres PAN Ribut Lagi! 30 Orang Terluka Kena Lemparan Kursi

Kongres PAN Ribut Lagi! 30 Orang Terluka Kena Lemparan Kursi
0 Komentar

Kongres PAN Ribut Lagi! 30 Orang Terluka Kena Lemparan Kursi

KENDARI – Ketua Panitia Pengarah Kongres V PAN Eddy Soeparno
mengatakan bahwa kericuhan yang terjadi merupakan tanggung jawab panitia.

Menurut dia, dalam posisi pembahasan dan perbedaan
pandangan, pasti ada dinamika yang tinggi hingga disusul dengan gesekan fisik.
Namun, Eddy menegaskan bahwa secara keseluruhan ini masih dalam konteks yang
relatif normal dan demokrasi.

“Tidak hanya di partai kami, tetapi di
organisasi-organisasi lain juga sudah ada. Di organisasi massa, kepemudaan, ada
juga kejadian permasalahan tersebut,” kata Eddy kepada wartawan di arena
Kongres V PAN, Hotel Claro, Kendari, Sultra, Selasa (11/2) sore.

Baca Juga:Kongres PAN Ricuh! Kader Saling Lempar KursiPingin Nilai SAKIP Kembali Dapat ‘A’ Wakil Wali Kota Bandung Tekankan Segera Lakukan Kontrol

Menurut dia, karena pihaknya harus menyikapi secara dewasa
terkait persoalan yang terjadi. Dia menegaskan, persoalan yang terjadi tidak
akan membuat PAN terpecah belah. “PAN sudah dewasa dan berdemokrasi. Apa
pun yang dihasilkan hari ini, tidak akan memecah belah PAN,” kata dia.

Eddy menegaskan bahwa apa pun yang terjadi merupakan tanggung
jawab panitia. Sekretaris jenderal (sekjen) PAN itu mengapresiasi kinerja
Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam dan seluruh jajaran yang telah melakukan
pengamanan dengan baik.

“Apa pun yang terjadi di dalam ya itu menjadi tanggung
jawab panitia. Kami sudah lihat, Pak Kapolda dengan seluruh jajarannya sudah
menjaga proses ini dengan sangat baik. Saya memberikan penghargaan
setinggi-tingginya atas kerja keras Pak Kapolda beserta jajarannya,” kata
Eddy.

Sementara Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo
menyatakan bahwa seharusnya kericuhan itu tidak perlu terjadi. “Seharusnya
tidak perlu terjadi,” kata Drajad di Hotel Claro, Kendari, Sultra, Selasa
(11/2).

Drajad yang juga salah satu calon ketua umum PAN itu
menegaskan bahwa seharusnya ini menjadi pelajaran bagi partai berlambang
matahari putih itu agar bisa lebih baik lagi menggelar kongres.

“Ini pelajaran buat PAN-lah supaya ke depannya mengatur
kongres lebih baik lagi, supaya tidak kejadian seperti ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, kericuhan kembali pecah di arena Kongres V PAN
di Hotel Claro, Kendari, Sultra, Selasa (11/2) siang.

Kericuhan kedua ini terjadi usai skorsing dicabut untuk

0 Komentar