Himbau Warga untuk Buat LCO

Himbau Warga untuk Buat LCO
SEKUAT TENAGA: Bupati Bandung Dadang M. Naser membuat lubang LCO sebagai salah satu cara untuk menampung resapan air hujan agar terhindar dari bencana banjir.
0 Komentar

Lebih jauh ia menjelaskan, LCO/LRB adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10-30 cm, dan dengan kedalaman sekitar 80-100 cm.

Lubang tersebut kemudian diisi sampah organik, untuk mendorong terbentuknya biopori. Biopori adalah pori berbentuk liang atau terowong­an kecil di dalam tanah, yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah atau akar tanaman.

“Setiap rumah wajib mem­buat dua LCO/LRB. Alasannya, karena di Kabupaten Bandu­ng terdapat 16 kecamatan yang masuk kategori ‘air tanah langka’. Di samping itu, 45 sampai 60% karakteristik sam­pah yang ditimbulkan masy­arakat Kabupaten Bandung, adalah sampah organik,” ka­ta Asep Kusumah.

Baca Juga:Targetkan Rp 159 Miliar dari BPHTBOded Serukan Perkuat Dua Lembaga Forum Pimpinan Daerah

Air hujan, lanjut Asep, akan langsung meresap ke dalam tanah, menjadi tabungan air saat musim hujan, dan air tanahnya dapat dipergunakan karena tidak mengalir ke tem­pat lain. Selain itu, lubang ini akan langsung menyelesaikan timbulan sampah organik di masing-masing rumah.

“Selain itu LCO/LRB akan mengatasi masalah yang di­timbulkan oleh genangan air, seperti demam berdarah dan malaria. Juga menjaga keles­tarian air bawah tanah, serta berfungsi sebagai karbon untuk mencegah terjadinya pemanasan global,” pungkasnya. (yul/yan)

0 Komentar