Setelah tertinggal, Timnas Indonesia U-19 berupaya mencetak gol balasan melalui kerja sama tim dan aksi individu. Namun hingga turun minum, skor tidak berubah. Setelah turun minum, timnas Korea Utara yang berada di atas angin tak mengendorkan serangannya. Mereka lebih banyak melakukan penyerangan, sejumlah pemain bertahan ikut turun ke kotak penalti. Beruntung, Indonesia tak mampu terpancing. Beckham Putra dan kawan-kawan disiplin menjaga pergerakan para pemain lawan.
Formasi serangan Indonesia mulai dirotasi Pelatih Fakhri Husaini. Penyerang Supriadi diturunkan menggantikan Serdy Ephyfano. Rotasi kembali terjadi pada menit 56 yang memasukkan Brylian Aldama menggantikan Theo Fillo Numberi. Laga kembali semarak setelah Timnas Indonesia U-19 mendapat hadiah penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Bagus Kahfi Alfikri yang mencoba mengebbrak lini pertahanan lawan dilanggar bek Korea Utara, Chae Yu Song.
Bagus Kahfi Alfikri sukses menjadi eksekutor dan berhasil membuat kedudukan kembali seimbang 1-1. Skor imbang tak menyurutkan Korea Utara yang baru sekali meraih kemenangan. Mereka kembali bermain ofensir. Sayang hingga peluit tanda laga berakhir berbunyi skor tak berubah. Timnas Indonesia U-19 pun mengantongi satu angka dan dipastikan lolos ke Piala Asia U-19 2020. (dkk/jpnn/fin/tgr)
