Tim Rusa Hitam Unjani Pulangkan Enam Mahasiswa

Tim Rusa Hitam Unjani Pulangkan Enam Mahasiswa
BERI PENJELASAN: Wakil Rektor III Unjani, Asep Kurniawan didampingi Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara berikan penjelasan terkait mahasiswanya yang sempat ditahan pihak kepolisian usai unjuk rasa beberapa waktu lalu.
0 Komentar

Asep menyebutkan, awalnya pihak Unjani menerima data ada 62 hendak mengikuti aksi. Namun bertambah hingga 189 orang. Saat hari H, mereka berangkat dari Monumen Perjuangan Bandung.

”Tapi sepertinya gak ada koneksi ke aliansi lain, (khusus enam orang) gak dapat mobil. Setengah satu siang mereka nekat berangkat cari mobil.  Bisa disimpulkan berangkatnya tak sama-sama, mereka berpencar,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Rusa Hitam yang diwakili Dosen Ilmu Politik, Arlan Sidha mengatakan, saat ia dan tim lain datang ke Polda Metro Jaya, belum bisa memastikan langsung kondisi mahasiswanya yang diamankan kepolisian. Sebab, ada juga puluhan mahasiswa dari perguruan lain yang diamankan.

Baca Juga:KPAI Awasi Soal Ajakan Siswa BerunjukrasaUU Pemilu dan Pilkada Diusulkan Masuk Prolegnas

Namun, kata dia, pihak kepolisian kooperatif memberikan informasi seputar keberadaan enam mahasiswa Unjani. Kamis (26/9) pukul 11.00 WIB, akhinya keberadaannya bisa diketahui.

”Temen-temen mahasiswa baik, masih dalam proses pemeriksaan. Setelah lobi baru ketemu jam 19.00 WIB. Kondisinya tidak ada penganiayan cuma ketika ada sweeping ada sedikit lebam dimuka. Mungkin berbenturan atau apa,” kata Arlan.

Dia menjelaskan, penyebab diamankannya keenam mahasiswa ini karena melewati batas waktu aksi yakni pukul 18.00 WIB. Bukan karena melakukan aksi anarkisme dan vandalisme. Ketika datang ke lokasi aksi, memang posisinya hendak mendekati batas aksi.

”Temen-temen datang ke Palmerah (Jakarta) posisi mau pulang, tidak lama kemudian pecah (kerusuhan). Akhirnya lari, tidak jelas gak tau mau kemana karena pertama ke Jakarta akhirnya ditangkap Polda,” bebernya.(mg3/ziz)

0 Komentar