oleh

MLDSPOT Siap Lahirkan Starter Muda dan Wanita

Canya mengutarakan, sebagai starter di Kejurnas Slalom memiliki tantangan tersendiri. Sehingga dia harus mengontrol emosi, fokus, dan percaya diri. Karena, untuk balapan ini tidak ditemani navigator. Kompetisi ini juga melatih mentalnya untuk percaya diri.

“Alhamdulillah saya senang banget, aku akan berusaha semaksimal mungkin, selain menambah jam terbang, aku juga mecoba maping,” terangnya.

Sementara, tim-tim besar seperti Toyota Team Indonesia (TTI), HTJRT, Fastron Slalom Team serta tim asal tuan rumah, Pangarang Slalom Team juga sudah pasang kuda-kuda dengan peslalom-peslalom terbaiknya. HTJRT punya Adrian Septianto, pebalap yang bolak-balik menyandang gelar juara baik level nasional maupun internasional. Sedangkan TTI masih setia dengan Anjasara Wahyu, peslalom berkacamata yang tak terhitung berapa kali dirinya berhasil menggondol gelar juara nasional.

Bahkan, tahun ini TTI punya 2 amunisi baru yakni Herdiko Setya Putra serta pebalap wanita nan cantik jelita, Sabrina Sameh.

Nama terakhir adalah pengganti dari Srikandi TTI, Alinka Hardianti, yang sementara waktu menyatakan untuk berhenti balap. Layak ditunggu bagaimana penampilan Herdiko serta Sabrina di kancah slalom nasional.

Dalam Kompetisi MLDSPOT Auto Gymkhana Kejuaraan Nasional Slalom 2019 ini ada 14 orang pemenang dan dua tim. Pemenang pertama kategori A, F, dan B diraih Adrian Septianto, kemudian seeded B Kahfi Adhiatma, pemula Ferza Agustia, A1 Addyek RG, A2 Kahfi Adhiatma, A3 Adrianza Yunial, A4 Kahfi Adhiatma, A Salon Anandyo Dwiki, B1 H Deri Rozak, B2 Adrian Septianto, B Open Koh Petrus, kategori wanita Katherin, Tim A Toyota Team Indonesia TRD, dan Tim F diraih HTJRT. (adv/mg3/drx)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga