Ucapan duka pun mengalir dari berbagai kalangan. Di antaranya Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan. Lewat akun instagram pribadinya, Hengky menuliskan ucapan bela sungkawanya.
“Innaa Lillahi Wainna Illaihi Raji’un Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan menerima Amal ibadah beliau Bapak Abu Bakar dan diberikan kesabaran & ketabahan pada keluarga yang ditinggalkan ( Hari ini pukul 00.10 WIB, beliau menghembuskan nafas terakhir, mohon doanya ),” tulis Hengky.
Tidak ketinggalan ucapan duka cita pun mengalir dari para anggota DPRD KBB yang selama hidup pernah bekerja bareng dengan almarhum.
Baca Juga:e-Paper Jabar Ekspres Edisi 15 Juli 2019Ciamis 377 Tahun, RK Tekad Kembalikan Sentra Kelapa ke Tatar Galuh
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menyebutkan almarhum Abubakar merupakan sosok yang baik. Selama memimpin Kabupaten Bandung Barat, almarhum telah membuat pondasi untuk kemajuan Kabupaten Bandung Barat.
“Sosok yang baik, selama menjadi Bupati beliau telah membuat pondasi untuk kemajuan KBB,” kata dia.
Bupati Aa Umbara yang hadir dan menyaksikan proses pemakaman tak kuasa menahan haru untuk melepas kepergian Abubakar. Dalam pidatonya ruat wajah Aa Umbara terlihat menahan kesedihan yang mendalam.
Semasa hidupnya, Aa mengakui sosok Abu Bakar adalah sahabat dalam berdiskusi. Kenangan-kenangan indah selama bersama sangat sulit untuk dilupakan oleh Umbara.
’’Bapak Abubakar sebagai Bupati KBB selama 10 tahun, sudah banyak kenangan yang tidak terlupakan. Beliau sangat baik dan tidak otoriter. Ketika ada masalah selalu dimusyawarahkan, selalu menghormati rekan kerja, dan tidak pernah membeda-bedakan kepada bawahan,’’kata Aa Umbara.
“Kita semua akan seperti ini (mati). Selamat jalan Pak Abu, semoga tenang di sana dan semoga diterima segala amal ibadahnya,” lanjut Aa Umbara dengan suara yang terbata-bata di lokasi pemakaman.
Sementara itu salah satu putra Abubakar, Aa Hasan mengatakan, orang tuanya itu sudah hampir sebulan menjalani perawatan di RS Borromeus. I
Baca Juga:Pemdaprov Jawa Barat dan Blibli.com Komitmen Tingkatkan UMKMApresiasi pertemuan Jokowi-Prabowo dengan Gelar Syukuran
tu dikarenakan penyakit kronis yang telah dideritanya sejak lama bahkan harus melakukan kemoterapi. Sekitar dua minggu terakhir almarhum pun sudah tidak bisa berkomunikasi dengan baik kepada keluarga, sehingga keluarga besarnya tidak pernah jauh dan selalu menjaga almarhum.
