Rosemary Kembali Jadi Terdakwa di Pengadilan Musik DCDC

Rosemary Kembali Jadi Terdakwa di Pengadilan Musik DCDC
KEMBALI JADI TERDAKWA: Band Rosemery kembali menjadi terdakwa dalam Pengadilan Musik DCDC edisi ke-33 di Kantin Nasion Rumah The Panas Dalam, Jalan Ambon. 8A, Bandung. Sabtu (29/6). Band ini layak di kursi panas karena memiliki karya.
0 Komentar

Seperti diketahui, Rosemary meno­rehkan catatan cukup panjang berawal dari sekumpulan remaja penggemar skateboard yang rutin berlatih di Taman Lalu Lintas Bandung, Rosemary lalu terbentuk pada tahun 1997, karena ternyata anak-anak ini juga memiliki minat yang sama dalam bermusik.

Sempat hiatus selama beberapa tahun karena salah satu pentolannya, Indra Gatot, sibuk melang­lang buana dalam berbagai kompetisi skateboard hingga ke negeri seberang, Rosemary baru menemu­kan nyawanya kembali pada tahun 2002 dan akhir­nya menelurkan album pertama bertajuk “Self Titled Rosemery” empat tahun kemudian.

Lekatnya dunia skate dan musik punk yang menjadi pedoman Rosemery ini membuat band ini mencetuskan nama ‘WARS’. Pada awalnya, WARS dibuat sebagai singkatan dari “We Are Rosemery Sakatepunk”. Nama ini merupakan identitas yang dipakai Rosemery untuk menyebut diri me­reka sendiri. Namun begitu, seiring dengan berkembangnya jumlah peng­gemar Rosemery do berbagai kota di Indonesia, para fans fanatik ini dengan sendirinya mengklaim nama ‘WARS’ dan memelesetkan kepanjangannya menjadi ‘We Are Skatepunker’.

Baca Juga:OPOP Diminati Ribuan PesantrenPaparkan Inovasi Kepada Lemhannas RI

Torehan yang oleh Rosemery peri­silan album terbaru mereka berjudul Letter To Freinds, yang mana di da­lamnya menyajikan sebuah single berjudul “Come On”, yang sudah di­rilis beberapa waktu lalu. Dengan karyanya tersebut tentu Rosemery mendapat perhatian dan apresiasi. (adv/mg3/drx)

0 Komentar