Pengerjaan Wetland Park Dikebut

Pengerjaan Wetland Park Dikebut
TINJAU LOKASI: Wakil Wali Kota Bandung saat meninjau lokasi pengerjaan Wetland Park yang saat ini terus dikebut oleh Dinas Pekerjaan Umum.
0 Komentar

BANDUNG– Sejak pacul perdana pekan lalu oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, pengerjaan Wet­land Park terus dikebut. Saat ini, pembuatan jalan utama dan lubang kolam telah tuntas.

”Progres sampai kemarin ke lapangan, pertama jalan utama sudah beres, kemu­dian 12 kolam sudah dikeruk, kedalamannya sudah dan sekarang tinggal proses pem­buatan dinding. Sisanya selesai hari ini,” kata Ke­pala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (27/6).

Didi mengatakan, kedalaman kolam beragam. Namun, ko­lam tersebut dapat menam­pung air dari Sungai Ciloa dengan kapasitas ribuan meter kubik apabila tengah memasuki musim penghujan.

Baca Juga:Selama Lebaran Bisnis Remitansi Tumbuh 20 PersenPenggunaan PAB Belum Sesuai Perencanaan

”Kedalaman 2 meter dan bervariasi kalau tidak hujan bisa nampung sekitar 500 meter kubik. Kalau penuh bisa menampung sekitar 2.000 meter kubik. Itu kolamnya saja. Kalau sama jalan dan area lainya bisa lebih,” ujarnya.

Didi mengingatkan, kebe­radaan Wetland Park berpe­ran sebagai kolam retensi ketika datang musim hujan. Seluruh area Wetland Park bakal dioptimalkan untuk menjadi tempat parkir air sementara agar tidak mem­bludak saat turun ke hilir memasuki area pemukiman dan jalan.

Untuk itu, Didi menghimbau kepada masyarakat jika sudah terlihat mendung di wilayah utara sebaiknya segala akti­vitas di Wetland Park harus dihentikan. Karena, sambung dia, aliran air yang datang ke Sungai Ciloa tidak bisa dip­rediksi. Begitupun dengan volume air yang bakal ditam­pung oleh Wetland Park.

”Karena fungsinya parkir air, jadi kalau di utara sudah mendung dan hujan maka tempatnya dikosongkan ka­rena untuk menampung air. Makanya nanti kalau jalannya sampai tergenang juga ka­rena memang itu fungsinya. Nanti kita pikirkan apakah ada petugas yang disiapkan di atas. Kalau pas kemarau itu kan fungsi wisata dan edukasinya yang kuat,” be­bernya.

Didi menegaskan, pem­buatan Wetland Park meru­pakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam mengatasi masalah banjir. Selain ditam­pung, kawasan Wetland Park juga tetap menjadi area re­sapan air di wilayah utara Kota Bandung.

0 Komentar