Bantuan Kementan Sarat Muatan Politis

Bantuan Kementan Sarat Muatan Politis
Pengamat Politik, Ujang Komarudin
0 Komentar

“Jadi kalau ada dugaan daerah yang memiliki kedekatan tertentu, bisa saja terjadi,” kata Syafuan yang juga menyebutkan, sistem asuransi pertanian lebih baik jika diterapkan masif.

Anggota Dewan juga mengkritisi kabar adanya permohonan sumbangan untuk wilayah terdampak banjirnyang ditujukan kepada para pelaku usaha. Sumbangan itu untuk tanggap darurat akibat bencana banjir di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Anggota DPR RI Inas Nasrullah Zubir berpendapat, penyaluran bantuan kepada daerah-daerah yang dilanda bencana memang dianggarkan ke sejumlah kementerian. Namun politisi Hanura ini mengaku tidak tahu apakah anggaran itu ada di Anggaran Kementerian Pertanian.

Baca Juga:Gudang Rongsokan di Padalarang Ludes TerbakarDaya Tarik SMAN 10 Bandung Gunakan Sistem SKS

Ia mengatakan, jika anggaran itu ada, maka Kementerian Pertanian boleh saja mengeluarkannya. Namun, jika tidak ada di alokasi anggaran, maka tidak boleh memberikan bantuan korban bencana dengan anggaran Kementerian.

Inas mengatakan, jika memang dana bantuan itu bukan berasal dari APBN, maka bisa saja Kementerian Pertanian menggalang dana sendiri. Misalnya dengan menggandeng mitra-mitra swasta Kementerian.

Namun demikian prosesnya harus transparan dan melibatkan lembaga lain. Seperti Kementerian Sosial. “Sah-sah saja kalau dia (Mentan) mau menggalang dana untuk korban bencana, tapi ya harus sesuai aturan, penggalangan dana bisa melibatkan Kemensos dan dibuka ke publik dari mana asalnya dan penyalurannya,” tuturnya.

Sebelumnya, pada Kamis (13/6), Mentan Amran Sulaiman melepas langsung bantuan dengan total 65 truk, berupa 1 truk benih padi dan 64 truk bantuan bahan pokok di Markas Komando Resort Militer 143/Halu Oleo. Bantuan itu diperuntukkan bagi korban banjir di empat kabupaten, Kolaka Timur, Konawe Utara, Konawe, dan Konawe Selatan.

Kementerian Pertanian (Kementan) telah berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp12 miliar, baik dari internal sumbangan karyawan maupun donasi mitra Kementan. Bantuan senilai Rp4, 2 miliar langsung disalurkan hari ini lewat Kendari dan Rp8 miliar lainnya lewat program penaggulangan bencana untuk sektor pertanian.

Selain mengawal distribusi bantuan, Amran turut meninjau lokasi lahan dan infrastruktur pertanian yang terdampak banjir bandang. “Kami meminta tim Kementan dan daerah bergerak cepat membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana. Posko-posko yang didirikan juga sudah bisa menghimpun data sementara jumlah kerugian atas lahan persawahan yang rusak maupun hewan ternak yang terdampak banjir,” sebutnya.

0 Komentar