MUI: People Power Bisa Disebut Haram

MUI: People Power Bisa Disebut Haram
 Ketua MUI jabar KH Rahmat Syafei memberikan keterangan kepada awak media mengenai isu People Power.
0 Komentar

”Jangan putus asa misalnya ini tidak didengar, belum tentu. Ada yang menyatakan bahwa ini memang sudah disampaikan ke Bawaslu tapi tidak didengar. Betul kah itu? Bawaslu itu mendengar, ada­pun penyelesaiannya ini ber­tahap. Atau barangkali buk­tinya tidak ada, sehingga tentu yang memproses itu agak kesulitan kalau buktinya tidak ada,” tutur Rachmat menam­bahkan.

Sementara itu, ratusan ulama dan berbagai elemen masyara­kat di Tasikmalaya menggelar deklarasi damai pascapemilu.

Mereka melaksanakan de­klarasi di Mapolres Tasikma­laya usai buka puasa bersama.

Baca Juga:Dishub Wajibkan Pemudik Gratis Daftar UlangBPJS Kesehatan Jalin Sinergi Forum Komunikasi dan Kemitraan

Selain mengapresiasi ki­nerja penyelenggara pemilu, mereka juga sepakat untuk mencegah upaya provokasi yang memecah belah persa­tuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat akan menanti dan menunggu hasil akhir per­hitungan dari KPU tentang Pemilu 2019.

Seluruh elemen masyarakat juga mendukung TNI-Polri mengambil langkah cepat dan tepat dalam menyikapi po­tensi kerawanan kamtibmas.

”Kita apresiasi kinerja penyel­enggara pemilu dan masy­arakat menanti dan menung­gu hasil pemilu dari KPU,” ujar Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tasikmalaya Edeng Z Abidin.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi menga­jak sejumlah elemen maha­siswa untuk menciptakan situasi kondusif usai pemilu. Pihaknya meminta maha­siswa untuk tidak ikut-ikutan melakukan aksi people power saat pengumuman KPU 22 Mei 2019 mendatang.

Rudy mengatakan Kota Bandung dan daerah di Jawa Barat pada umumnya kondu­sif usai pemilu. Proses rapat pleno rekapitulasi pemilu oleh KPU Jabar berlangsung aman.

”Kondisi saat ini masih da­lam keadaan aman dan baik-baik saja. Kita berusaha agar tetap tenang,” ucap Rudy.

Menurut dia, lembaga resmi KPU tengah bekerja melaku­kan rekapitulasi secara na­sional. Pihaknya mengajak agar mahasiswa dan sejumlah masyarakat umumnya untuk sama-sama menunggu pen­gumuman resmi dari KPU.

Baca Juga:Rebana Kawasan Ekonomi TerbesarTolak Tanda Tangani Hasil Rekapitulasi

”Sudah ada lembaga yang ditunjuk oleh dewan perwa­kilan rakyat yang menentukan siapa pemenangnya dalam kompetisi ini. Yang di bawah, agar masyarakat tetap tenang dan tidak ikut-ikutan,” kata Rudy. (yan)

0 Komentar