Srdjan Lopicic Terancam Dicoret

Srdjan Lopicic Terancam Dicoret
Srdan Lopicic
0 Komentar

BANDUNG- Kurang baiknya penam­pilan Srdjan Lopicic di pramusim tahun ini menjadi pertimbangan ma­najemen untuk memakai jasanya pada kompetisi Liga 1. Saat ini nasib pemain andalan dari Pelatih Persib, Miljan Radovic tersebut di ujung tan­duk dan terancam dicoret.

Faktor lainnya lantaran Bobotoh juga kurang menyukai pemain yang pernah dicoret Borneo FC pada paruh musim Liga 1 2018 lalu lantaran usi­anya yang tak lagi kompetitif. Klimaks­nya, kompatriot Radovic ini menda­pat umpatan yang tak mengenakan dari Bobotoh ketika Persib diperma­lukan TIRA-Persikabo 1-2 di laga perdana Piala Presiden 2019 beber­apa waktu lalu.

Peristiwa terjadi, saat pengumuman nama-nama pemain yang akan turun menjelang laga dan juga ketika laga berlangsung, Bobotoh meneriakan kata-kata seperti “Ganti Lopicic” mau­pun “Lopicic Out”.

Baca Juga:Persib Dikabarkan Akan Menggelar TC di BatamRp 954,9 Miliar Untuk Afirmasi Layanan Pendidikan

Melansir laman vikingpersib, Ma­najer Persib, Umuh Muchtar, menga­takan saat ini tim pelatih dan mana­jemen sedang melakukan evaluasi terkait kegagalan Maung Bandung di ajang Piala Presiden 2019. Menurut Umuh, Persib berencana akan men­datangkan empat pemain anyar yang komposisinya adalah dua pemain asing dan dua pemain lokal.

“Terus terang, perhitungan saya harus ada 4 lagi pemain (dua asing, dua lokal),” kata manajer yang akrab disapa Wa Haji itu, belum lama ini.

Saat ini manajemen Persib sedang mengurus proses naturalisasi pemain baru. Rekrutan anyar tersebut diakui Umuh berposisi sebagai pemain bela­kang. Seperti yang dirumorkan se­belumnya, pemain belakang tersebut adalah Fabiano Beltrame.

“Tambah lagi sekarang umpamanya sekarang yang lagi diurus di belakang, naturalisasi cepet masuk,” jelasnya.

Selain itu, Umuh menyebutkan dirinya sedang melakukan pem­binaan bagi pemain muda yang ada di Jawa Barat. Pasalnya, tim sekelas Persib harus diisi oleh pemain yang berpengalaman.

“Makanya saya pupuk anak anak yang ada di Jawa Barat dari pembi­naan. Itu kan lebih bagus, kalau asal asalan ambil itu tidak bermanfaat. Orang yang di tim sekelas Persib mah harus yang ber­pengalaman,” tandasnya. (bbs/drx)

0 Komentar