Bupati Kampanyekan Gerakan Sabilulungan Pengurangan Kantong Plastik

Bupati Kampanyekan Gerakan Sabilulungan Pengurangan Kantong Plastik
KURANGI SAMPAH PLASTIK: Pemkab Bandung terus mengkampanyekan gerakan Sabilulungan pengurangan kantong plastik, yang sudah dilakukan serentak di 400 ritel di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.Bahkan, langsung diresmikan Bupati Bandung H. Dadang M. Naser belum lama ini untuk mewujudkan Program Kabupaten Bandung Bersih Sampah 2020.
0 Komentar

SOREANG – Sampah plastik merupakan permasalahan ling­kungan hidup yang tidak hanya dihadapi di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Penggunaan produk plastik yang tidak ramah lingkungan, menyebabkan masalah sampah yang sangat serius baik di daratan maupun di perairan.

Junior Manager salah satu pe­rusahaan ritel (pasar modern) di Soreang, Juli (25)mengungkapkan, dirinya cukup miris melihat pencemaran yang disebabkan sampah plastik. “Saya melihat di instagram atau youtu­be, sudah banyak pencemaran terjadi di dunia. Terakhir seperti penyu dan ikan paus di laut lepas yang di dalam perutnya penuh sampah plastik,” kata Juli saat di­temui di Foodcourt Transmart Soreang beberapa waktu lalu.

Bupati Kampanyekan Gerakan Sabilulungan Pengurangan Kantong PlastikSekarang dia kemana-mana mem­bawa tote bag (tas belanja jinjing) sendiri dan juga stainless straw (sedotan berbahan stainless) untuk mengganti sedotan yang disediakan cafe atau rumah makan. “Menurut saya walaupun ini hal kecil, namun jika dilakukan secara masif dan terus menerus akan berdampak besar, yaitu mengurangi volume sampah plastik,” ungkap Juli.

Baca Juga:Anggarkan Rp 15 M untuk Tuntaskan Banjir GedebageAHY Minta Kader Tetap Semangat

Sebagai bentuk dukungan ter­hadap Instruksi Bupati Bandung Nomor 4 Tahun 2018, tentang Gerakan Sabilulungan Pengu­rangan Penggunaan Plastik di Kabupaten Bandung, perusahaan tempatnya bekerja sudah mene­tapkan standar salam untuk me­nyapa masyarakat, bagi para staf terutama petugas kasir. “Jadi semua staf kasir wajib menyosialisasikan kampanye pengurangan peng­gunaan kresek (tas plastik) ke­pada pembeli, serta dampak positifnya bagi lingkungan. Kami juga mengadakan promo harga tote bag, yaitu untuk menarik pe­langgan agar mau ikut andil dalam kampanye tersebut,” terangnya.

Dia berharap gerakan tersebut tidak hanya diberlakukan di bis­nis ritel saja, tapi semua pelaku bisnis bisa menerapkannya. “Ka­lau tidak dimulai dari sekarang, pengaruh sampah plastik akan semakin memburuk. Jika tidak dilakukan akan menimbulkan snowball effect (efek bola salju), akan semakin membesar dari waktu ke waktu dan akan semakin sulit diatasi,” kata dia.

0 Komentar