Minta Segera Bahas Perbup Pilkades

Minta Segera Bahas Perbup Pilkades
LAKUKAN PENCOBLOSAN PILKADES: Masyarakat desa sedang melakukan pemilihan kepala desa di Kabupaten Bandung yang terselenggara dengan aman dan tertib dan berjalan dengan lancar pada 2017 lalu.
0 Komentar

SOREANG – Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Ap­desi) Kabupaten Bandung meng­inginkan agar Pemerintah se­gera untuk membuat Peratutu­ran Bupati (Perbup) mengenai Pemilihan Kepala Desa (Pil­kades).

Ketua Bidang Hukum Apdesi Kabupaten Bandung Alo Sobi­rin mengatakan, pembuatan Perbup harus segera dilakukan mulai dari sekarang. Sebab pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak digelar pada Oktober 2019 mendatang.

Dia mengatakan, pada Per­bup tersebut harus memuat tentang seleksi calon dalam pilkades. Terutama masalah penilaian khusus yang dibe­rikan untuk petahana, atau mantan ASN.

Baca Juga:Ajak Akademisi Wujudkan Jabar JuaraTjahjo Bersikeras Sesuai Aturan

Sehingga, untuk petahana dalam Pilkades, layak diberi nilai plus dalam seleksi awal pencalonan.

’’Ini karena, mereka sudah memiliki pengalaman dan peng­abdian selama sebelumnya juga patut diapresiasi,”jelas Alo ketika ditemui kemarin. (25/1).

Alo menilai, seorang kades memang butuh kompetensi pendukung seperti latar bela­kang pendidilan. Namun, yang paling utama adalah pengu­asaan terhadap kultur masy­arakat dan kondisi geografis desanya sendiri.

Dia mengatakan, akade­misi atau orang berpendidikan tinggi memang berkualitas secara pribadi, tetapi gelar pendidikan tidak akan bergu­na jika tidak memahami kul­tur dan geografis desa yang akan dipimpinnya.

’’Apalagi dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2016, calon kades serendah-ren­dahnya hanya disyaratkan berpendidikan SMP atau se­derajat,’’ tutur Alo.

Dia menuturkan, usulan ini sudah disampaikan Apdesi dan disetujui Pemkab Bandung saat perumusan Perbup baru soal pilkades serentak. Sebab, Ok­tober 2019 mendatang pilkades serentak ada di 200 desa. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 pe­tahana akan kembali bersaing.

,Alo berharap Pemkab dapat meningkatkan anggaran untuk penyelenggaraan pilkades se­rentak. Sebab, Pilkades sudah memasuki tiga kali pelaksanaan.

Baca Juga:Moderator Debat Kedua Harus AktifRumitnya Jason Ranti, Sang ”Pendakwah Kebangsatan”

’’Dulu anggarannya hanya Rp 7.500 per pemilih. Jumlah itu sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan mengatakan, perbup akan segera dibentuk dan disosialisasikan.

Dia menuturkan, masyarakat di desa tidak perlu khawatir karena waktu persiapan masih cukup panjang. Terlebih, saat ini akan ada Pileg dan Pilpres.

Terkait anggaran, Gun Gun berjanji akan berkoordinasi dengan bupati dan SKPD ter­kait. Namun, anngaran untuk Pilkades akan disesuaikan dengan kemampuan daerah.

0 Komentar