”Untuk kekurangan harus dimaklum namanya juga proses transfer of technology, karena prajurit kita yang asalnya mengoprasikan senjata manual menjadi digital. Jadi prosesnya harus kita ajarkan secara pelan-pelan,” kata dia.
Disinggung terkait anggaran untuk pengadaan alutsista terbaru tersebut, dia mengatakan hal itu merupakan kebijakan pimpinan dan pemerintah pusat. Sebab pihaknya hanya membuat kajian dan pimpinannya yang akan memutuskan. (ziz/yan)
