BALEENDAH – Untuk menutupi kebutuhan operasional panti dan keperluan anak asuh. Panti Asuhan Baraya membuka unit usaha dengan berjualan berbagai macam makanan.
Ketua Panti Baraya Muhammad Soleh mengatakan, unit usaha ini sengaja dibentuk untuk memberikan conto kepada anak panti tentang kemandirian dan usaha. Sehingga, kelak anak-anak panti bisa menjadi seorang wirausaha tangguh dan mandiri.
Selain itu, untit usaha ini didirikan untuk memenuhi segala macam kebutuhan panti. Sebab, selama ini kebutuhan panti asuhan baraya masih mengandalkan sumbangan dari para donatur yang sifatnya sukarela.
Baca Juga:Banjir Masih Melanda JalananKunafe Gelar Kegiatan ’Pangel1ng’
’’Jadi sengaja saya bentuk Usaha Kecil Mandiri (UKM) dengan memasarkan gerobak jualan buatannya sendiri,”kata Soleh ketika ditemui belum lama ini.
Gerobak yang diberi label Baraya tersebut, bisa digunakan untuk menjual berbagai makanan yang banyak diminati masyarakat. Bahkan, untuk bahan baku seperti Sosis, Baso yang diproduksi sendiri.
Soleh menyebutkan, Gerobak jualan sudah dipersiapkan mencapai 15 unit. Namun, untuk memenuhi permintaan yang semakin menaningkat pihaknya membutuhkan mesin pembuat baso sapi.
’’Kalau dikerjakan secara manual, jumlah bakso tidak akan memenuhi target saat dipasarkan,’’kata dia.
Berkat usahanya kini Panti Baraya mempekerjaakan warga sekitar dengan di Bantu anak panti. Bahkan, untuk ushanya tersebut dia mempersilahkan kepada masyarakat untuk bekerjasama saling menguntungkan.
’’Kalau mau ikut berjualan silahkan, saya dengan senang hati selalu terbuka,”jelas Soleh.
Atas usahanya ini, dia berharap pemerintah daerah untuk memberikan perhatian dan membantu mendorong dengan adanya untit usaha tersebut. Sebab, UKM ini dibentuk semata-mata untuk membiayai anak-anak panti.
Baca Juga:144 Warga Jabar Menerima Penghargaan DDS 75 Kali dari PMICapres 02 Bentuk Relawan Pride
“Semoga usaha yang kami rintis ini berjalan dengan lancar dan mendapat repon dari masyarakat untuk ikut membantu anak yatim,”pungkas dia. (yan)
