Menurutnya, berdasarkan aturan yang berlaku setelah keluarnya SP2 turun pada Oktober lalu, SP berikutnya harus sudah keluar seminggu hari kerja. Untuk itu pula dia akan kembali memanggil pengusaha yang bersangkutan sekaligus meminta penjelasan terkait laporan versi warga yang menyebut aktivitas pembangunan masih berjalan.
“Saya mau mengundang lagi. Kalau ternyata versinya berbeda. Dua-duanya harus dikonfrontir, kedua belah pihak harus dipertemukan. Tapi kita cari solusi. Kalau semua merasa benar kan ada aturan yang berdiri di atas itu semua. Pemerintah kota harus hadir di sini,” tutup Yana. (yan)
