”Jadi kita ikut mendengarkan, Tuti kabarnya baik, sehat, habis mengaji,” ungkap Anis.
Dalam pertemuan itu pula sang ibu mengungkapkan delapan tahun terakhir merupakan ”bonus waktu yang luar biasa” untuk mendapati anaknya tak dihukum mati.
”Tentu saya berharap anak saya bisa pulang. Kalaupun tidak saya merasa sudah dikasih waktu delapan tahun untuk bisa terus berkomunikasi,” ujar Anis menirukan ucapan sang ibu. (bbc/ign)
