Kunjungan 20 Pemuda Dari 5 Benua.

Kunjungan 20 Pemuda Dari 5 Benua.
SIMBOL KEHORMATAN: Camat Kiaracondong menyambut kedatangan 20 pemuda FPMP Internasional dengan menyematkan iket sunda sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang melakukan penelitian budaya warga kota Bandung.
0 Komentar

BANDUNG – Sedikitnya 20 pemuda yang tergabung dalam Forum Pekerja Muda Peduli (FPMP) Internasional mengunjungi Kota Bandung untuk mengetahui lebih dekat mengenai kebudayaan dan kehidupan masyarakat sunda.

Sekretaris FPMP Nasional, Herman Sudrajat mengatakan, rombongan pemuda ini datang ke Kota Bandung ingin mengetahu dari dekat mengenai kehidupan warga kota untuk dijadikan bahan study.

Menurutnya, dari hasil kunjungan keberbagai wilayah di Bandung, rata-rata mereka sangat mengapresiasi bentuk kerukunan yang ada di masyarakat. Bahkan, mereka sangat terkesan dengan sambutan warga yang begitu ramah.

Baca Juga:Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Pemilu 2019, DAPIL IIIDaftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Pemilu 2019, DAPIL II

’’Keramah ini memberikan kesan tersendiri kepada mereka, meskipun para pemuda asing ini menemukan relaita sebenarnya di Bandung ke ramahan warga mejadi perhatian mereka,”kata dia.

Dalam kunjungan rombongan mendatangi beberapa tempat untuk dijadikan bahan diskusi di antaranya ke sentra industri keramik, meninjau pasar Kiaracondong, ke home industri konveksi, kemudian dilanjutkan dengan sharing dan diskusi.

Dia menambahkan, bahwa kunjungan FPMP Internasional ke kota Bandung bermula saat dirinya berada di Filipina. Ketika disana dia memaparkan tentang kebudayaan yang ada di Indonesia khususnya warga Kiaracondong.

FPMP Internasional ini beranggotakan dari berbagai negara seperti Afrika, Amerika, Eropa dan Asia Pasifik. Bahkan, keberadaannya selalu eksis dengan pembahasan masalah sosial, kemanusiaan dan lingkungan yang terjadi di beberapa dunia.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir muspika barbagai Ormas, LSM, OKP dan Karangtaruna turut menyambut dan memeriahkan acara tersebut. Beberapa anggota FPMP Internasional ikut berbaur dengan menari dan bernyanyi bersama masyarakat setempat. (mg3/yan)

0 Komentar