oleh

Program KIA Belum Maksimal

NGAMPRAH– Ratusan ribu anak yang menjadi sasaran kartu identitas anak (KIA) hingga kini belum memilikinya. Padahal, program tersebut sudah diluncurkan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sejak 2017. Hal ini disebabkan berbagai hal, di antaranya keterbatasan blangko serta personel di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

Kepala Disdukcapil KBB Wahyu Diguna mengungkapkan, target wajib KIA di Bandung Barat, yaitu sekitar 500.000 orang, tetapi baru tercapai sekitar 10.000 orang. Target KIA merupakan anak-anak usia 0-16 tahun. “Memang kendalanya berbagai hal. Tahun lalu, blangko yang dikirim pusat hanya 10.000 keping dan itu sudah habis dicetak. Tahun ini, ada sekitar 20.000 keping yang dalam sedang dalam proses pencetakan,” ujarnya, Jumat (10/8).

Menurut Wahyu, respons masyarakat dalam membuat KIA sebenarnya cukup tinggi. Namun saat ini, pencetakan KIA terkendala personel lantaran baru-baru ini operatornya meninggal dunia. Meski demikian, operator baru akan segera bertugas untuk kembali menormalkan pelayanan pembuatan KIA.

Dia mengungkapkan, proses pembuatan KIA bisa ditunggu dalam sehari. Syaratnya, hanya membawa Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran anak. Bagi anak usia 5 tahun ke atas, harus menyertakan foto, sedangkan di bawah 5 tahun tidak perlu menyertakannya. “Sebab untuk anak usia di bawah lima tahun, di KIA-nya nanti juga tidak disertakan foto. Sementara anak di atas 5 tahun, akan disertakan foto,” ujar Wahyu.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga