Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis

BANDUNG – Beragam manfaat bisa didapat mahasiswa yang berhasil mendapatk Djarum Beasiswa Plus dan bergabung sebagai Beswan Djarum.

Berbagai program keterampilan lunak atau soft skills terus diberikan untuk mengasah kecerdasan emosional diri, sekaligus berbagai kesempatan kompetisi mempraktikkan soft skills yang didapat.

Writing Competition dimaksudkan untuk melatih kemampuan dalam berkomunikasi dan menuangkan gagasan. Saat ini, program Writing Competition Beswan Djarum 2017/2018 telah bergulir dan memasuki tahapan Final Regional Bandung yang digelar di Hotel The Luxton, Bandung, (24/07).

Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Laksmi Lestari mengatakan, Writing Competition Beswan Djarum memfasilitasi penerima beasiswa untuk berpikir kritis terhadap berbagai permasalahan bangsa. Selain itu, mahasiwa juga bisa menuangkan berbagai gagasan dalam bentuk esai berdasarkan keilmuan yang ditekuninya.

“Jadi hasil olah-otak tersebut akan di presentasi singkat. Inilah salah satu bentuk tantangan bagi penerima beasiswa kami untuk bangkit menciptakan solusi atas fenomena yang terjadi di lingkungan sekitarnya,” kata Laksmi.

Pada Final Regional Writing Competition di Kota Bandung, Djarum Foundation melakukan proses penjurian terhadap 10 finalis dianggap memiliki karya tulis terbaik. Mereka berasal dari berbagai kampus, di antaranya Institut Teknologi Bandung, Universitas Pasundan, Universitas Jenderal Ahmad Yani, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Universitas Widyatama, Universitas Swadaya Gunung Jati, Universitas Kristen Maranatha dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Karya mereka mewakili dua kategori yakni Humaniora, Budaya dan Ilmu Sosial serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi,” kata dia.

Laksmi menjelaskan, 10 finalis tersebut telah melalui tahapan penyaringan ketat. Sehingga, nantinya Final Regional akan ditetapkan total 4 orang finalis terbaik untuk 2 kategori yang akan melaju ke fase berikutnya, yakni berkompetisi di Final Nasional, bersaing dengan para finalis terbaik dari regional-regional lainnya di Indonesia.

“Kompetisi ini menjadi ajang uji kemampuan antar penerima beasiswa kami dari seluruh Indonesia,” kata dia.

Di Bandung sendiri terpilih 4 pemenang yang akan melaju ke tahap Final Nasional di Jakarta. Mereka yang terpilih dari kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) adalah Yuni Kulsum dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dengan tema karya tulis “Haematococcus Pluvialis : Mikroalga Anti-Katarak” dan Muhammad Arief Sasmita dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan esai berjudul “Pemanfaatan Logam Berharga pada Sampah Elektronik dengan Jalur Biohidrometalurgi”.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan