Mega Dukung Arsip Soekarno Jadi MoW UNESCO

DIAKUI DUNIA: Museum Konferensi Asia Afrika di Bandung. Tempat ini jadi sejarah penting bagi Indonesia. Arsip forum internasional itu pun sudah menjadi memory of the world (MoW) UNESCO. Sekarang ada dua arsip yang sedang diusulkan sebagai ingatan kolektif dunia.
DIAKUI DUNIA: Museum Konferensi Asia Afrika di Bandung. Tempat ini jadi sejarah penting bagi Indonesia. Arsip forum internasional itu pun sudah menjadi memory of the world (MoW) UNESCO. Sekarang ada dua arsip yang sedang diusulkan sebagai ingatan kolektif dunia.
0 Komentar

Megawati memberikan dukungan penuh terhadap upaya menjadikan dua arsip bersejarah itu sebagai MoW. “Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mengajak saudara-saudara terlibat aktif dalam memberikan dukungan untuk memperjuangkan arsip pidato Bung Karno dan GNB pertama sebagai memory of the world,” tuturnya.

Ketua Umum PDI Perjuangan itu pun menceritakan pengalaman dirinya tentang tiga peristiwa penting dalam sejarah peradaban manusia itu. Saat KAA Bandung dilaksanakan, usianya baru 8 tahun, ketik Bung Karno menyampaikan pidato di sidang PBB 1960, dia berumur 13 tahun, dan ia berusia 14 tahun saat KTT GNB diadakan di Beograd, Serbia pada 1961. Dia menjadi delegasi termuda dalam KTT GNB. “Masih terekam jelas dalam ingatan saya peristiwa penting itu,” ucapnya. (lum/ign)

0 Komentar