Wujudkan Sanitasi dan Ipal Multifungsi

Wujudkan Sanitasi dan Ipal Multifungsi
ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES
SARASEHAN SOCIAL: Wali kota Cimahi Ajay M. Priatna (keenam kiri) melakukan foto bersama dengan Deputy Director For Water and Sanitation KIAT Jim Cocovinsh (kelima kiri) dan jajaran dalam rangka hibah Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) untuk Indonesia di Technopark, Jalan Leuwigajah, Kota Cimahi. Salah satu lokasi yang sudah menerapkan IPAL terpadu untuk menciptakan sanitasi yang baik bagi masyarakat yakni RW 8 kelurahan Pasir Kaliki, kecamatan Cimahi Utara.
0 Komentar

CIMAHI– Sejak dilantik jadi Wali kota dan Wakil wali kota Cimahi pada 22 Oktober 2017 hingga sekarang, Ajay Muhamad Priatna dan Ngatiyana baru memimpin selama Empat bulan lebih Empat hari.

Meski masa kepemimpinan baru seumur jagung, namun sudah banyak perubahan yang terjadi di kota Tentara itu. Baik dari segi pelayanan publik, infrastruktur, kesehatan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) serta masih banyak lagi yang mereka lakukan bagi kemajuan kota Cimahi.

Salah satu yang menonjol dari mereka dan menunjukkan keduanya bisa membuat perubahan besar di kota Cimahi yakni, keberhasilan Ajay membuat masyarakat tak harus menunggu waktu lama untuk bisa merasakan apa yang dijanjikan saat kampanye dahulu.

Baca Juga:Solihin Ingin Fokus Dua MasalahBerikan Motivasi Wirausahaan untuk Siswa SMA

Ajay dengan cepat dapat merealisasikan visi dan misi serta program prioritas yang dijanjikan saat kampanyenya. Yang tampak jelas sekali dan telah terealisasi adalah misi mereka untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkepribadian, berakhlak mulia, cerdas, sehat dan unggulan dengan berbagai program prioritasnya. Khususnya dalam bidang kesehatan.

Sebagai contoh dalam triwulan pertama pemerintah kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan kota Cimahi telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 3 Miliar untuk pengadaan 15 mobil ambulan yang akan di hibahkan ke 15 kelurahan.

Tidak hanya, itu pada tahun 2018 ini Pemerintah akan membuat Puskesmas Cimahi Selatan sebagai Puskesmas Rawat Inap percontohan. Selain itu, untuk melindungi kesehatan warganya, pemerintah kota Cimahi menargetkan kurang lebih 140 ribu warganya yang kurang mampu sudah mendapatkan kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) pada akhir Desember 2018.

0 Komentar