NGAMPRAH – Sebanyak 197 orang petugas kebersihan di bawah UPT Pengangkutan Sampah Kabupaten Bandung Barat (KBB) rencananya akan mendapatkan kenaikan gaji per Januari 2018.
Kepala UPT Pengangkutan Sampah KBB Jaka Susila mengatakan, kenaikan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah daerah terhadap kinerja petugas kebersihan.
Dia menyebutkan, besaran kenaikan gaji bagi petugas kebersihan bervariasi. Untuk lulusan SMA ke bawah yang awalnya Rp 1.650.000 naik menjadi Rp 2 juta. Sementara, untuk D3-S1 dari Rp 1.750.000 menjadi Rp 2,5 juta/bulan.
Baca Juga:Tinjau Pembangunan, Kadisdik TerpelesetBerikan Anggaran untuk Kecamatan Saguling
’’Kenaikannya ditentukan dengan latar belakang pendidikan dan itu berdasarkan SK bupati. Kenaikan gaji terakhir kali pada dua tahun lalu,” paparnya seraya menyebutkan untuk petugas kebersihan berlatarbelakang pendidikan sarjana sebanyak 15 orang dan sisanya merupakan SMA ke bawah.
Diakuinya, jumlah petugas yang ada saat ini dinilai jauh dari jumlah ideal. Hal itu melihat luasnya geografis dan jumlah desa yang ada di Kabupaten Bandung Barat.
Akibatnya, pelayanan kepada masyarakat belum sepenuhnya terlayani. Tercatat, dari potensi volume sampah yang mencapai 650 ton per hari yang terangkut hanya sekitar 150 ton per hari.
UPT Pengangkutan Sampah KBB saat ini hanya memiliki 35 armada terdiri dump truk dan arm roll, padahal idealnya mencapai ratusan armada untuk menjangkau 165 desa dan 16 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat.
Jaka mengutarakan, permintaan masyarakat untuk layanan pengangkutan sampah sudah sangat mendesak. Hal ini, terbukti dari beberapa wilayah sudah mengajukan untuk pelayanan ke UPT Pengangkutan Sampah.
’’Tahun ini saja sudah ada 12 RW di Kecamatan Batujajar yang meminta pengangkutan sampah. Namun, permintaan tersebut belum bisa kami layani karena armada terbatas,’’ ungkapnya (drx/yan)
