”Proposal nama bakal calon PKS itu (Deddy Mizwar dengan Ahmad Syaikhu) sempat diterima oleh DPP dan Ketua Umum, tapi dengan persyaratan Deddy Mizwar harus menjadi kader terlebih dahulu,” jelasnya kepada Jabar Ekspres, kemarin.
Kalau pun nanti DPP akhirnya memutuskan Deddy Mizwar menjadi bakal calon gubernur Jabar, dia mengaku, akan legowo dan melaksanakan apa yang menjadi perintah DPP. Meskipun Mulyadi mengakui bahwa dirinya telah mengeluarkan banyak biaya untuk ongkos politik.
”Pasti saya akan laksanakan. Saya hanya prajurit yang melaksanakan perintah komandan. Kenapa harus berat hati. Saya akan bahagia kalau Partai Gerindra besar dan kandidat yang diusung DPP akan menang,” tegasnya.
Baca Juga:Perayaan HUT TNI ke-72 Berlangsung MeriahLakukan Persiapan Untuk Ajang Porpemda
Di sisi lain, setelah proposal nama Deddy Mizwar dengan Ahmad Syaikhu diterima, kata dia, sampai saat ini tidak ada kelanjutannya.
”Maksudnya dari pihak Deddy Mizwar yang belum juga ada sikap apakah mau memenuhi persyaratan Gerindra. Salah satunya masuk resmi menjadi kader,” tegas Mulyadi.
Setelah melihat tidak ada follow up-nya dari Deddy Mizwar, DPD diperintahkan langsung oleh Ketua Umum untuk mencari kandidat lain. ”Beliau (Prabowo Subianto, Red) justru memerintahkan saya untuk mencari kandidat lain,” tandasnya. (mg2/rie)
