”Selama ini gula dari Cipelah dipasarkan oleh para bandar itu ke berbagai daerah. Mulai dari Bandung Raya, beberapa daerah di Jawa Barat hingga Jakarta, tapi kalau sekarang mungkin hanya sebagian daerah saja. Yah karena pohon aren dan perajinnya juga terus berkurang disini itu,” katanya.
Seperti diketahui, produksi gula aren masyarakat Desa Cipelah Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung setiap tahun mengalami penyusutan. Padahal, daerah tersebut sempat dikenal sebagai salah satu sentra gula aren terbaik di Jawa Barat.
Ade Rukmana, 48, warga Kampung Leugok Kadu Desa Cipelah mengatakan penurunan produksi gula aren di daerahnya terjadi sejak Tahun 2000. Kondisi tersebut terjadi karena banyaknya buah muda aren yang dipanen untuk dijadikan kolang-kaling. Selain itu, saat ini banyak pohon aren yang tua dan ditebang pemiliknya.
Baca Juga:Kekurangan Personel Tim USRFestival Seni Bandung Bakal Digelar Tiap Tahun
Selain pohon aren yang sudah tua dan ditebang, alih fungsi lahan pun menjadi salah satu penyebabnya. Saat ini, kebun aren banyak yang beralih fungsi menjadi kebun sayuran dan terus meningkatnya jumlah penduduk sehingga kebun aren berubah menjadi pemukiman warga.
”Kalau sekarang, diperkirakan pohon aren milik rakyat tersisa sekitar seribu pohon. Dengan produksi gula perbulan sekitar 4 ton. Minimnya permodalan pun menjadi kendala kami. Sehingga, banyak perajin gula yang mengutang ke bandar dengan harga yang jauh di bawah pasaran,” ujar Rukmana.
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang M Naser membantah jika penanaman pohon aren itu gagal. Sebagai pemerintah, pihaknya telah berupaya penanaman kembali pohon aren dengan cara memberikan bantuan bibit aren kualitas unggul kepada para petani dan perajin di Desa Cipelah. Bibit aren dari Tomohon Sulawesi Selatan diberikan kepada para petani di Desa Cipelah memiliki keunggulan seperti masa tanam hingga mulai belajar panen yang waktunya antara 6 hingga 7 tahun.
”Ini sebagai salah satu upaya kami untuk membantu dan mengembalikan kejayaan gula aren Cipelah seperti dulu,” tegas Dadang Naser. (gun/ign)
