Ajarkan Siswa Cintai Alam dan Menaati Aturan

Ajarkan Siswa Cintai Alam dan Menaati Aturan
GUGUN GUNAWAN-JOB/BANDUNG EKSPRES
CINTAI LINGKUNGAN: Ezan (kiri) dan Aigil Pratama Setiawan (kanan), siswa SDN Gentra Masekdas menunjukkan tulisan berupa kampanye tentang lingkungan dan lalu lintas kepada Bandung Ekspres saat mengikuti kegiatan Sabtu Seru bertema Program Gerakan Pungut Sampah dan Bandung Disiplin di Jalan Asia Afrika (24/12).
0 Komentar

bandungekspres.co.id, SUMUR BANDUNG – Pentingnya menerapkan tingkat kesadaran tentang cinta lingkungan dan pola hidup disiplin harus diasah sejak dini. Sebab, hal tersebut dapat berpengaruh pada rasa kepekaan sang anak terhadap alam sekitar di kemudian hari.

Untuk menerapkannya, memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Akan tetapi, sebuah program bernama ”Sabtu Seru” mampu memberikan edukasi dengan cara berbeda. Pembelajarannya pun dapat diimplementasikan oleh sekolah-sekolah dasar. Terutama dalam bidang pengetahuan lingkungan.

Salah satu relawan Sabtu Seru Rulli mengatakan, program ini merupakan kegiatan rutinan yang dirancang atas kreasi dan kreativitas dari relawan-relawan di Kota Bandung. Ini merupakan sub kegiatan dari Gerakan Pungut Sampah (GPS) dan Gerakan Bandung Disiplin di Kota Bandung. Program ini telah berjalan sejak bulan Juni 2016 lalu. Dan telah bekerja sama dengan Dinas Perhubungan serta Porlestabes kota Bandung.

Baca Juga:Pendopo Boleh Dikunjungi WisatawanPara Pemain Masih Menunggu Keputusan

Kegiatan ini melibatkan siswa dari sekolah dasar di kota Bandung sebagai pelaku utama. Mereka berjalan dari Sungai Cikapundung ke Jalan Ir. Soekarno, lalu ke Naripan, Braga pendek, lanjut ke Asia Afrika, Alun-alun dan finish di Pendopo.

Sambil berjalan, di setiap sudut jalan yang dilalui, anak-anak SD ini memungut sampah-sampah yang berserakan. Seperti kuntung rokok, plastik dan lain sebagainya. Sampah-sampah yang ditemukan dibuang ke kantong atau karung sampah yang mereka bawa.

”Lalu mereka nyebrang di zebra cross. Selain itu, ada juga beberapa siswa yang membawa sebuah tulisan berupa campaign-campaign tentang kebersihan dan keamanan di jalan. Seperti ’Dahulukan Pejalan Kaki’, ’Anak Juga Harus Pakai Helm’, ’Henteu Nyampah Bandung Merenah’, ’Angkot Bukan Tempat untuk Merokok’, dan masih banyak lagi lainnya,” ujar Rulli kepada Bandung Ekspres belum lama ini.

Dia mengaku, program ini bertujuan untuk mendidik anak dari usia dini agar cinta terhadap lingkungan dan taat berlalu lintas. Dia juga berharap program ini terus berjalan.

”Mudah-mudahan konsisten terus. Karena selain anak-anak mendapat pelajaran, mereka juga secara tidak langsung mengedukasi masyarakat. Salah satunya lewat tulisan yang mereka bawa,” Ucapnya.

0 Komentar