Kejar Target Rp 5,5 Triliun

pajak
YULLY S. YULIANTI/JABAR EKSPRES
TARGET PENAMBAHAN: Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Yoyok Satiotomo memberikan cendera mata kepada Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo, kemarin (2/12).
0 Komentar

Dia menjelaskan, sekarang ini perlu dibangun sistem IT terintegrasi. ”Sebab, kunci pajak adalah data,” tegasnya..

”Saat ini, baru 400.000 WP yang ikut TA dan 900 WP baru. Sehingga perlu digaungkan lagi pelaksanaan TA. Terlebih ada penelitian 1 persen orang Indonesia mengusasai kekayaan 49,3 persen kekayaan nasional,” sambungnya.

Menurut Yustinus, sejak periode I hanya 32 orang membayar tebusan di atas Rp 100 miliar. Apabila tarif tebusan 2 persen dikali 50 ada Rp 750 triliun harta yang hanya dimiliki 32 orang. Kemudian, hanya 103 orang yang membayar tebusan di atas Rp 50 miliar dengan total tebusan Rp 25 tiliun.

Baca Juga:Dana Pilkada Tersendat Rp 1,3 TriliunIndahnya Zikir dan Doa Untuk Bangsa

”Kalau dijumlah lagi hanya 9.000 wajib pajak yang ikut TA sudah membayar tebusan 60 persen. Artinya, dengan mengawasi 9.000 orang sama dengan mengawasi 60 persen kekayaan,”  pungkasnya. (yul)

 

0 Komentar