Tidak ada pihak keluarga yang bersedia memberikan keterangan terkait ditangkapnya Atty calon wali kota petahana Cimahi tersebut. Beberapa orang yang tampak hilir mudik menggunakan sepeda motor juga bungkam.
”Rumahnya sepi. Bapak sama Ibu keluar,” terang satpam, Otong Tiwo pada wartawan di balik pagar yang tertutup rapat.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wali Kota Cimahi nonaktif Atty Suharty. Lembaga antirasuah itu membawa Atty beserta suami, Itoch Tohija, Jumat (2/12) dini hari tadi.
Baca Juga:Membandel, Enam Mini Market DisegelUang Kadeudeuh Tembus Rp1,2 Miliar
Informasi dihimpun di kediaman rumah calon wali kota petahana Cimahi, keduanya digelandang usai KPK menggeledah rumah sejak kemarin malam. ”Iya informasi datang ke sini. Sekarang bapak ibu enggak ada di sini,” imbuh Otong Tiwo.
Dia sendiri tidak mengetahui pasti penangkapan dilakukan KPK. Dia mengaku baru kebagian jaga pagi. Adapun KPK menggelandang Atty dan Itoch dini hari kemarin.KPK saat berada di lokasi dikawal petugas kepolisian.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus membenarkan bahwa Atty digelandang KPK.
”Pada pukul 05.30 Wib, tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi meninggalkan kediaman serta membawa Itoch Tohija danAtty Suharty dengan beberapa berkas,” tambahnya.
Pantauan di lokasi rumah Atty dan Itoch tertutup rapat. Pagarnya terkunci. Tidak ada keluarga yang mau memberikan keterangan terkait ditangkapnya pasangan suami istri tersebut. (bbs/ign)
