bandungekspres.co.id, CIMAHI – Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan) Kota Cimahi menggelar Public Awareness Pangan Asal Hewan. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Gedung A Pemkot Cimahi itu, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai daging ayam segar dan yang sudah dicampur bahan kimia.
Kepala Bidang Peternakan dan Ketahanan Pangan Diskopindagtan Kota Cimahi, Mita Mustika, meminta masyarakat agar lebih paham dan cermat dalam memilih daging ayam. Tak hanya baik, kata Mita, tapi juga harus sehat.
”Makanya kita gelar kegiatan Public Awareness Pangan Asal Hewan, untuk dapat meningkatkan pemahaman masyarakat,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Ketahanan Pangan Diskopindagtan Kota Cimahi, Mita Mustika pada wartawan, kemarin (22/11).
Baca Juga:Fikom Unpad Gelar EpicentrumBeri Dukungan bagi Pelaku UMKM
Antusias masyarakat untuk menyaksikan acara itu pun terbilang tinggi, terlihat dari ratusan peserta yang hadir. Mereka mendapatkan sejumlah materi terkait daging yang sehat. Selain itu, para peserta pun dilibatkan dalam menguji untuk membedakan ayam yang baik dan tidak sehat bersama Balai Pengujian Mutu Dan Sertifikasi Produk Hewan (BMSPH) Jawa Barat yang diwakili Atzhar Rezha Siregar.
Terlihat pula sampel beberapa daging yang dimasukan ke dalam tabung reaksi yang sudah berisi destilasi water untuk menguji kandungan formalin dan bahan kimia lain.
”Para peserta diberitahu cara membedakan makanan segar dan yang busuk atau yang sudah dicampur bahan kimia dengan langsung menguji melalui serangkaian tes,” katanya. (cak/bbs/ign)
