Kemarin (14/10), JK punya agenda kunjungan kerja ke Makassar seharian. Sekitar pukul 06.00 dia sudah berangkat ke Makassar dari pangkalan udara Halim Perdana Kusuma. Sekitar pukul menuju 10.00 dia menghadiri pembukaan The 3rd Brunai, Indonesia, Malaysia, Philipines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA). Acara itu terangkai pula dengan Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Trade Expo, Conference and Business Matching 2016 di Hotel Four Point, Makassar.
Di Makassar, JK menuturkan bahwa penentuan Jonan sebagai menteri itu baru diputuskan pagi hari kemarin sekitar pukul 10.00. Segera setelah ada keputusan tersebut, JK langsung ditelepon oleh Jokowi. Tapi, JK saat itu sudah berada di Makassar. ”Memang jam 10.00 tadi baru diputusin,” ujar JK. Dia memberikan keterangan pada media hanya setengah jam sebelum pelantikan yang berlangsung pukul 13.30 WIB.
Dia mengaku tidak masalah tidak ikut serta dalam pelantikan tersebut. Termasuk pada pelantikan kepala BIN. Toh, yang melantik adalah presiden. ”Tidak (tidak merasa ditinggal, red). Beliau (presiden, red) tadi katanya minta izin,” imbuh JK lantas tersenyum.
Baca Juga:Lebih Dekat dengan RakyatJabar Optimistis Juara Umum Lagi
Namun, JK mengungkapkan bahwa sebelumnya memang sudah ada pembicaraan intensif dengan presiden terkait orang yang mengisi jabatan menteri ESDM. Mereka sama-sama sepakat kursi menteri ESDM itu harus berasal dari kalangan profesional. Bukan dari partai politik. ”Kita punya prinsip harus dari profesional,” tegas mantan ketua umum Partai Golkar itu.
Terkait dengan sosok Jonan, JK menyebutkan bahwa mantan Menteri Perhubungan itu harus banyak belajar lagi dalam bidang ESDM. Termasuk pula Arcandra yang sebelumnya menjabat Menteri ESDM dalam waktu 20 hari saja juga harus lebih banyak belajar lagi. Pemerintah membutuhkan orang yang lebih berpengalaman. ”Orangnya (Jonan, red) tegas. Memang harus banyak belajar ESDM,” imbuh JK.
Juru bicara Wapres Husain Abdullah menuturkan bahwa JK sudah punya dua acara yang terjadwal kemarin dan hari ini. setelah melawat ke Makassar, JK hari ini punya agenda di Universitas Diponegoro, Semarang. ”Pak JK tidak hadir karena bertepatan dengan kunjungan kerja yang sudah terjadwal,” ujar Husain.
Usai dari pelantikan, keduanya langsung menuju Kementerian ESDM. Di sana, dia bertemu dengan beberapa pejabat Kementerian ESDM seperti Sekjen Teguh Pamudji. Arcandra yang 20 hari pernah di kementerian seperti menjadi tour guide mengelilingi gedung. ’’Saya sudah pernah di sini, jadi tahu,’’ kata Arcandra.
