oleh

Paus Seberat Enam Ton Terdampar di Tasik

bandungekspres.co.id, TASIKMALAYA – Paus seberat enam ton sebesar angkot terdampar di bibir Pantai Pamayangsari-Cipatujah, kemarin (22/7) sekitar pukul 06.00. Fenomena tersebut menjadi tontonan masyarakat dan nelayan setempat untuk memotret ataupun memegang bagian tubuh paus yang kondisinya lemah dan masih bernapas.

Ketua Nelayan Pamayangsari Sana Sopyana mengatakan, paus yang terdampar itu pertama kali ditemukan oleh nelayan Pamayangsari yang akan melaut. Saat itu kondisi paus masih hidup, namun lemah. Diperkirakan beratnya enam ton. Besarnya setara angkot.

Baca Juga:  DKR Bagikan 169 Paket Bantuan Untuk Warga Tak Mampu

Menurut Sana, peristiwa terdamparnya paus itu biasanya diakibatkan cuaca buruk atau musim kemarau panjang. Namun, karena saat ini musim hujan, kemungkinan akibat gelombang pasang dan air laut yang keruh. ”Bisa jadi faktor alam atau gelombang pasang,” terang Sana melalui seluler, kemarin.

Untuk menyelamatkan nyawa paus, kata dia, sekitar pukul 10.00, nelayan dan masyarakat setempat bergotong royong mendorong ikan mamalia itu. Proses pengembalian paus ke habitatnya itu tidak mudah. Sebab, bobotnya terlalu berat.

Baca Juga:  73 Sekolah di Bogor Jadi Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Sehingga tim penyelamat harus berjibaku mengeluarkan seluruh tenaga. Akhirnya secara perlahan tubuh ikan enam ton itu bergeser ke perairan yang agak dalam dan selanjutnya terbawa ombak ke tengah laut. ”Terakhir kali ada paus terdampar di Pantai Cipatujah itu sekitar tahun 2010,” kata dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga