oleh

Tidak Ada Cuti Usai Lebaran

Kabag Humas Setda Kabupaten Tasikmalaya Drs Iing Faridz Khozin MSi menyebut maksud Menpan RB itu adalah melarang PNS mengambil cuti tahunan usai Lebaran. Hal ini untuk mengoptimalkan pelayanan publik. Di pemkab sendiri pelayanan masyarakat setelah Lebaran biasanya memakai sistem bergilir. ”Saya kira seperti pelayanan masyarakat tidak terbengkalai. Karena saat libur di kecamatan mereka ada yang memohon KTP dan KK,” ungkap dia.

Baca Juga:  Inilah Beberapa Titik Akses Masuk Tol Layang Jakarta-Cikampek yang Ditutup

Diberitakan sebelumnya, Menpan-RB Yuddy Chrisnandi meminta PNS tidak menambah libur Lebaran dengan mengambil hak cuti tahunan. Pemerintah sudah menetapkan libur Idul Fitri 2016 pada 6-7 Juli. Kemudian libur cuti bersama 4, 5, dan 8 Juli. Sebelum cuti bersama itu, ada hari libur kerja 2 dan 3 Juli.

Lalu setelah cuti bersama Lebaran ada libur kerja lagi pada 9-10 Juli. ”Jika ditotal hari libur Lebaran ada sembilan hari,” kata dia di Jakarta dilansir jawapos.com.

Menurut Yuddy, libur Lebaran selama sembilan hari itu sudah cukup panjang. Sehingga dia berharap seluruh PNS kompak masuk kerja kembali pada 11 Juli.

Baca Juga:  Jadi Plt Bupati Bandung Barat, Berikut Ini Fokus Utama Hengky Kurniawan

Kecuali, kata dia, pegawai yang tetap melaksanakan tugas saat libur Lebaran boleh mengambil cuti tahunan pascalebaran. ”Kenapa saya larang cuti, karena pascalebaran masyarakat dipastikan akan menumpuk untuk minta pelayanan. Mulai dari pelayanan kesehatan, BPJS, KTP, SIM, STNK, perizinan dan lain-lain. Hanya pegawai yang saat lebaran melaksanakan tugas, yang boleh ambil cuti tahunan pascalebaran,” tegas Yuddy dilansir jpnn.com. (dik/wan/JPG/esy/jpnn/rie)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga