Banjir Bandang Tewaskan Enam Warga dan Lukai Tujuh Orang

bandungekspres.co.id, SUBANG – Kabar duka datang dari Kecamatan Cisalak, tepatnya di Desa Sukakerti Kecamatan Cisalak. Sebanyak enam orang dilaporkan tewas, sementara tujuh orang lainnya luka-luka setelah banjir bandang menerjang pemukiman mereka di Kampung Sukamukti, Minggu (22/5) malam.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Subang Drs Yayat mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, banjir bandang terjadi sebanyak dua kali. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu air belum begitu merusak pemukiman warga. Namun pada banjir bandang yang kedua, tepatnya sekitar pukul 21.30 WIB, air yang bercampur dengan material tanah dan pepohonan nyaris meluluhlantakan pemukiman warga yang dilintasinya.

Sedikitnya 32 rumah dilaporkan kondisinya rusak berat, 4 rumah di antaranya roboh rata dengan tanah. ”Banjir bandang terjadi dua kali, dan merusak puluhan rumah dan juga menimbulkan korban jiwa,” ujar Yayat kepada Pasundan Ekspres (grup Bandung Ekspres) kemarin (23/5).

Menurut Yayat, tak hanya orang tua, banjir bandang juga menewaskan bayi yang masih berusia lima bulan. Mereka yang dilaporkan tewas di antaranya Parni, 48, Mae, 25, Nabila, 5 bulan, Eni, 40, dan Rizal, 10. Sementara korban luka-luka diantaranya Anen, 55, Musa, 55, Raza, 14, Ma’mur, 47, Angga, 4, H Komar, 75 dan Tati Hartati, 36. Korban luka-luka saat itu juga langsung dilarikan ke puskesmas terdekat dan RSUD Ciereng.

”Untuk korban bernama Rizal sempet hanyut terbawa arus banjir bandang. Kami langsung melakukan pencarian, dan akhirnya bisa ditemukan di daerah Gantar, Indramayu,” jelasnya.

Masih menurut Yayat, banjir bandang dipicu hujan deras yang terjadi sebelumnya. Air yang bercampur material bebatuan dan kayu meluluhlantakan rumah warga yang dilintasinya.

”Saat ini kita juga masih melakukan pendataan kerugian materialnya yang ditimbulkan bencana alam ini,” tandasnya.

Sementara itu Kapolres Subang, AKBP Agus Nurpatria SIK mengatakan, pihaknya saat itu juga langsung mengerahkan ratusan pesonel ke lokasi bencana untuk mengevakuasi para korban.

”Kita terjunkan personel untuk membantu korban bencana alam,” tegasnya.

Hal yang sama juga dilakukan Dandim 0605 Subang, Letkol Inf Budi Mawardi Syam. Tak hanya menerjunkan puluhan prajutir TNI, pihaknya juga mengirimkan bantuan beras dan sembako bagi para korban.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan