oleh

Lima Pengedar Upal Diringkus

Erwin mengungkapkan, setelah di curigai, jajaran Unit Reskrim Polsek Cileunyi melakukan penyelidikan kepada seorang warga yang diduga membeli makanan dan minuman dengan menggunalan upal ini. Sehingga dilakukan penangkapan.

”Dicek di warung itu, memang ada uang pecahan Rp 100 ribu yang diduga uang palsu yang sebelumnya digunakan pelaku untuk membeli makanan dan minuman,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penangkapan, tutur Erwin, petugas langsung melakukan pengembangan. Sehingga selain menangkap seorang pelaku pengedar uang palsu, AH, keempat orang tersangka lainnya yakni SU, DJ, YA, DG berhasil dibekuk.

”SU merupakan otak pelaku pembuatan upal itu dan salah satu masih daftar pencarian orang (DPO) yaitu, inisial Ay warga Sukabumi dan Ru warga Cianjur, saat ini RU dalam pengejaran petugas,” tuturnya.

Erwin menjelaskan, pihaknya berhasil mengamankan barangbukti dari tangan para tersangka, yakni, 65 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu senilai Rp 65 juta, 50 lembar pecahan uang palsu Rp 50 ribu senilai Rp 2,5 juta dan 50 lembar uang palsu pecahan Rp 5.000 senilai 250 ribu.

Di samping itu, petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa printer, gunting, kertas yang digunakan untuk mencetak uang palsu. ”Atas perbuatannya, mereka dijerat dengan pasal 26 ayat 2, ayat 3 UU RI Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun dan denda Rp 50 miliar,” pungkasnya. (yul/fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.