Pemkot Cimahi Terus Sosialisasikan Bahayanya Penyakit Kanker

unas
Bubun Munawar/Bandung Ekspres
TENANG: Wali Kota Cimahi Atty Suharti meninjau pelaksanaan ujian nasional, Senin (4/4). Pemkot terus sosialisasi soal bahaya kanker.
0 Komentar

bandungekspres.co.id, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi telah mendirikan sebelas klinik Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Krioterapi dalam rangka berikan pelayanan kesehatan masyarakat sebagai pencegahan dan pengobatan penyakit kanker.

’’Diharapkan dengan fasilitas dan tenaga yang ada di Kota Cimahi bisa membantu masyarakat dalam pencegahan kanker,” kata Wali Kota Cimahi Atty Suharti saat menggelar sosialisasi deteksi kanker lahir rahim dan kanker payudara kepada masyarakat, kemarin.

Atty menuturkan, Pemerintah Kota Cimahi peduli terhadap penyakit kanker tersebut dan melakukan langkah dalam menekan agar angkanya tidak terus meningkat.

Baca Juga:Pemerintah Terkendala Anggaran, Seni Budaya Kena GetahCinta Laura Jadi Cameo tanpa Dibayar

Maka itu, pihaknya telah mengirimkan 22 orang dokter umum dan bidan untuk mengikuti pelatihan IVA test dan Krioterapi ke Kabupaten Karawang. ’’Pemerintah Kota Cimahi dalam mensikapi pencegahan penyakit kanker telah melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi kanker dan menyiapkan tim medisnya,” tukas Atty.

Sebelas klinik IVA dan Krioterapi yang didirikan, yakni di RSUD Cibabat, Klinik Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Kota Cimahi, Puskesmas Cimahi Utara. Lalu, Puskesmas Cimahi Tengah, Puskesmas Cimahi Selatan, Puskesmas Melong Asih, Puskesmas Melong Tengah, Puskesmas Cipageran, Puskesmas Citeureup, Puskesmas Cigugur Tengah, serta Puskesmas Cibeureum.

’’Semoga dengan tenaga medis dan klinik menjadi kekuatan Kota Cimahi dalam memerangi kanker, khususnya kanker payudara dan leher rahim,” ucapnya.

Atty menegaskan, pihaknya juga terus berupaya mensosialisasikan penyakit kanker yang akan diadakan di tingkat kecamatan. Sosialisasi tersebut merupakan sebagai upaya pemerintah dalam mengajak masyarakat untuk lebih sehat, terhindar dari kanker, dan memeroleh informasi tentang bahaya penyakit tersebut. ’’Semua pihak mampu untuk melakukan pencegahan sebagai upaya memerangi kanker,” pungkasnya. (bun/vil)

0 Komentar