Pelayanan dalam Genggaman Rakyat, Kota Bandung Juara Reformasi Birokrasi

Sejak menjabat sebagai Wali Kota Bandung pada 2013 lalu, suami dari Atalia Praratya Kamil ini memang membedah semua permasalahan birokrasi di Kota Bandung. ”Kerja keras selama dua tahun terakhir membongkar sana sini kemudian membedah permasalahan birokrasi, Alhamdulilah diapresiasi,” kata ayah dua anak ini.

Pada saat itu, predikat SAKIP Kota Bandung yakni CC dengan nilai 48. Predikat CC tersebut menandakan jika birokrasi birokrasi di Kota Bandung tidak berjalan dengan baik. Emil pun berharap, predikat A ini bisa terus dipertahankan Kota Bandung. Dengan demikian, birokrasi dan pembangunan di Kota Bandung pun bisa berjalan beriringan dan berkesinambungan.

Selain itu, Wali Kota lulusan Institut Teknologi Bandung dan University of California, Barkeley ini juga sudah bertekad sangat terbuka kepada masyarakat. Baik dari aplikasi LAPOR atau SIP, maupun medsos seperti Twitter dan Facebook. Salah satunya dengan mewajibkan seluruh SKPD untuk memiliki medsos yang mampu menjembatani komunikasi dengan masyarakat.

Prestasi lainnya datang dari Kominfo Jabar yang menjadikan Kota Bandung sebagai terbaik ketiga dalam Peneraan Undang-Undang KIP Terlengkap dan Juara Kedua Pengumuman Informasi Berkala Terlengkap.

Kominfo Award merupakan event pemberian penghargaan kepada penggiat komunikasi informasi di Jabar, dalam hal penerapan Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Meski Pemkot Bandung menargetkan juara pertama, namun peringkat ketiga patut disyukuri. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Diseminasi Informasi Dra Elli Harliani M Si.

”Kami mengapresiasi khususnya kepada tim PPID Diskominfo yang sudah bekerja keras dan berusaha sekuat tenaga demi melengkapi dan memberikan pelayanan informasi terbaik kepada publik,” tandasnya. (far/bbs/hen)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan