Ketua OSIS SMAN 16 Padang, Adiwidia Umara mengaku prihatin dengan kondisi sekolah pascabadai. Dia berharap sekolahnya dapat diperbaiki secepatnya agar siswa dapat belajar nyaman.
Di SMAN 13 Padang yang terletak di Sungaibangek kondisinya tak jauh berbeda. Belum ada tanda-tanda perbaikan sama sekali. Atap sekolah masih terihat bolong-bolong sedangkan para siswa pulang lebih awal.
Sarah Indah, 17, siswa kelas XII IPA 2 mengatakan, meski tetap ke sekolah, namun kegiatan PBM tidak efektif. Mereka hanya gotong royong membersihkan sisa-sisa angin puting beliung. ”Kami tadi tidak belajar, kegiatan hanya goro bersama. Besoknya (hari ini, red) kami belajar seperti biasa namun kegiatan belajar di bagi menjadi dua shift, yaitu shift pagi kelas XI dan kelas XII dan sif Siang kelas X,” terangnya. (jpnn/fik)
