Disinggung mengenai peluang masuknya masuknya PAN ke dalam kabinet, Hanta menyatakan lumrah saja sebagai partai yang kini mendukung pemerintahan. ’’Sejak awal saya partai (oposisi) pertama yang akan bergabung ke pemerintah adalah PAN, berikutnya Golkar,’’ urainya. Bahkan, parlemen pun kini makin cair.
Hanya, dia mengingatkan bahwa masuknya PAN punya sisi positif dan negatif. Secara kuantitas, PAN akan menambah kekuatan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Namun, secara kualitatif, masuknya PAN di cabinet akan menimbulkan dinamika tersendiri. Khususnya di lingkaran parpol KIH.
Sedangkan, di luar Jaksa Agung, Fadli lebih banyak menyoroti soal kinerja menteri BUMN. Dia mempertanyakan peran BUMN saat ini dalam perekonomian nasional. seharusnya, dalam situasi sulit, pemerintah bisa mengandalkan BUMN karena memiliki keistimewaan monopoli dalam beberapa hal.
Baca Juga:Beri Pelatihan FotografiBerburu Pengganti Vladimir
Dia mengingatkan, BUMN merupakan mesin negara dalam ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. BUMN diberi keistimewaan, tujuannya agar bisa memberi sumbangsih. ’’Sekarang yang kita lihat bukannya memberi sumbangsih, malah kapitalisasinya menurun 11 persen. Itu bukan prestasi,’’ tambahnya. (byu/vil)
