Dorong Sentuh Asosiasi Provinsi

FIFA-PSSI
FIFA-PSSI
0 Komentar

Isu panas soal kemelut sepakbola Indonesia ditangkap pula kalangan parlemen. Wacana penggunan hak interpelasi yang sudah muncul beberapa hari terakhir, makin deras bergulir. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di antara yang telah juga menegaskan, hak meminta keterangan pada pemerintah itu penting diajukan.

 Sebab, menurut dia, sejak awal publik tidak pernah mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh pemerintah melalui kemenpora terkait kemelut persepakbolaan. ’’Pemerintah harus jelaskan secara resmi apa yang terjadi kepada publik. Dan, penjelasan ini harus melalui penggunaan hak interpelasi DPR,’’ tegas Fahri Hamzah, di Jakarta, kemarin (31/5).

Dia menilai, keinginan memperbaiki PSSI dan sepak bola Indonesia tidak tercermin dalam sikap harian pemerintah. Bahkan, lanjut dia, yang nampak di depan publik adalah justru ketidakmengertian persoalan hingga akhirnya PSSI dibekukan.

Baca Juga:Komisi III: Jangan Mau Dibohongi Kota BaruMusim Depan Harus Juara Liga

Sejak awal, kata dia, semua orang paham kalau FIFA adalah lembaga yang serius. Sebuah federasi sepakbola dunia berumur lebih dari 111 tahun yang memiliki mekanisme yang baku. Intervensi pemerintah adalah momok dalam statuta yang dimiliki. ’’Maka, tidak ada cara lain, masalah ini harus diinvestigasi secara menyeluruh, kita tidak boleh membiarkan anomali terus melanda persepakbolaan kita,’’ tandas politikus PKS itu.

Fahri kemudian menyinggung tentang rencana besar untuk PSSI dan persepakbolaan Indonesia yang sering disampaikan pemerintah. Menurut dia, pada momen interpelasi nantilah saat yang tepat untuk menjelaskan semuanya.

’’Momentum ini juga pelajaran berharga agar pemerintah tidak lagi mengambil keputusan sembrono yang tidak saja telah dipatahkan oleh pengadilan, tetapi sekarang menjadi sanksi bagi sepakbola Indonesia,’’ pungkas Fahri. (dik/nap/dyn/hen)

[divider style=”dotted” top=”20″ bottom=”20″]

Langkah Cepat Tim Transisi PSSI

– Mengambil alih kantor PSSI di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

– Menggelar Turnamen Piala Kemerdekaan pada pertengahan Juni mendatang dengan peserta dari klub-klub Liga Indonesia.

– Menggelar Turnamen Piala Panglima TNI pada pertengahan Juli sampai dengan Agustus.

– Menggelar kompetisi untuk Liga Indonesia dan Divisi Utama yang rencananya mulai digelar pada September atau Oktober.

– Menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk memiliki kepengurusan PSSI yang baru dan berintegritas pada Oktober mendatang.

0 Komentar