Aset Syariah Tembus USD 2 Triliun

Tahun Lalu Tumbuh Lipat Dua Dibandingkan Konvensional

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) optimistis industri keuangan syariah terus berkembang pada masa mendatang. Hal itu didasari tren keuangan syariah yang dalam sepuluh tahun terakhir menunjukkan perkembangan signifikan.

Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah mengungkapkan, saat ini aset keuangan syariah yang dikelola di seluruh dunia mencapai USD 2 triliun. Angka tersebut dua kali lebih besar daripada pertumbuhan sistem keuangan konvensional.

’’Sepanjang tahun lalu aset keuangan syariah secara global mencatat pertumbuhan sekitar 17,3 persen daripada tahun sebelumnya. Capaian tersebut dua kali lipat lebih besar daripada sistem keuangan konvensional,’’ ujarnya.

Perkembangan pesat terjadi pada sejumlah segmen, baik dalam bentuk volume aset, sektor yang dibiayai, maupun subsektor syariah yang bersifat sosial. Pertumbuhan tersebut diperkirakan terus bertambah pesat, terutama di negara-negara berkembang dengan mayoritas penduduk muslim.

’’Pertama, pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang. Kedua, perdagangan lintas negara yang semakin berkembang. Ketiga, perkembangan produk keuangan syariah yang semakin inovatif. Keempat, perkembangan kerangka pengaturan yang semakin baik. Kelima, pertumbuhan populasi muslim dunia yang diperkirakan meningkat,’’ urainya.

Halim meyakini, ke depan sistem keuangan syariah menjadi alternatif terbuka bagi inklusi ekonomi dan bisa dengan mudah diterima masyarakat. ’’Melalui Islamic finance nanti tidak hanya mengatasi kemiskinan melalui jalur keuangan, tapi kita juga akan upayakan pengembangan instrumen pendukungnya,’’ tuturnya.

Ekonomi syariah tidak menekankan adanya utang seperti sistem ekonomi konvensional. Karena itu, sistem secara Islam tersebut tidak memberikan risiko pada siklus ekonomi secara umum.

Selain itu, lanjut dia, adanya kerangka pengaturan yang semakin baik diharapkan turut berdampak positif pada perkembangan keuangan syariah di seluruh dunia, terutama Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. (dee/c6/tia/rie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.