oleh

Sekolah Wajib Miliki Standar Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Pada waktu mendatang, kegiatan yang sama diharapkan dapat dilakukan pula pada sekolah lainnya di KBB ini. “Pada waktu mendatang, kegiatan Sekolah CERDAS diharapkan diperluas sehingga dapat mentreatment sekolah lainnya,” terangnya.

Qory Aina, Program Officer Sekolah CERDAS mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sengaja dilaksanakan di wilayah Parongpong karena adanya narasi besar tentang potensi bencana alam.

Parongpong merupakan lintasan dari sesar Lembang, sehingga intervensi program sangat dimungkinkan dilakukan di wilayah ini. Dengan pelaksanaan workshop yang di akhiri simulasi bencana, sekolah diharapkan mengalami peningkatan kapasitas dan kapabilitas dalam menghadapi bencana.

“Melalui kegiatan yang dilakukan ini, sekolah diharapkan mengalami peningkatan kapasitas dan kapabilitas dalam menghadapi bencana,” ungkap Qory.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut diikuti oleh kepala sekolah, guru, dan komite sekolah dari sekolah penerima manfaat, yaitu SMPN 2 Parongpong, SMPN 3 Parongpong, SD Cihanjuang 1, serta SD Harapan Mulya. Selain itu diikuti pula oleh unsur dari Dinas Pendidikan, BPBD KBB, BPBD Provinsi Jawa Barat, Peace Generation, fasilitator Sekolah CERDAS.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SMP, Dadang A. Sapardan menambahkan, bahwa pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh Sekolah CERDAS dalam kaitan dengan penyiapan-siagaan terhadap bencana alam memiliki sinergitas dengan program yang selama ini dilaksanakan oleh Disdik KBB.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.