oleh

Kotak Suara Rusak, SOP Bagaimana?

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyoroti temuan kerusakan logistik pemilu di sejumlah daerah. Bawaslu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperjelas standar operasional prosedur (SOP) penyimpanan logistik pemilu, khususnya kotak suara.

“Temuan yang (kotak suara rusak) di Cirebon ya, ini SOP KPU bagaimana? Kan kami sudah ingatkan, untuk berhati-hati,” kata Anggota Bawaslu, Rahmat Bagja ketika dihubungi, Selasa, 12 Februari 2019.

Bagja meminta KPU memberi perhatian khusus terhadap distribusi dan penyimpanan kotak suara. Lantaran, pada Pemilu kali ini, kotak suara yang digunakan berbahan karton duplex, bukan lagi alumunium seperti Pemilu sebelumnya.

KPU juga diminta memperbaiki sistem pergudangan serta pengamanan distribusi logistik khususnya ke daerah-daerah rawan, seperti Papua, Maluku, Sabang, dan daerah terluar lainnya. Bagja meminta Bawaslu dilibatkan dalam proses distribusi logistik.

“Sebab distribusi ini kan juga masuk dalam tahapan. Kami kan mengawasi seluruh tahapan. Jangan sampai teman-teman Bawaslu di kota dan kabupaten, kecamatan sulit dalam mengawasi dan harus ngotot-ngototan. Kan seperti itu tidak elok,” ketus Bagja.

Lebih lanjut, Bagja meminta, KPU menyusun SOP yang jelas terkait penyimpanan logistik Pemilu. Bawaslu mengingatkan jangan sampai banyak logistik rusak ketika akan digunakan untuk pemungutan suara pada 17 April 2019 mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.