oleh

West Ham vs Arsenal, Momen Membungkam Tawa London Utara

Rekor unbeaten di Upton Park dalam 13 laga selama 230 hari dijadikan Bilic sebagai pelindung serangan Laurent Koscielny dkk. Selain itu, modal kemenangan dua gol tanpa balas di Emirates pada awal musim lalu (9/8) menjadi pengobar semangat anak buahnya. Pasalnya, bisa jadi hanya West Ham yang bisa men-double KO Arsenal musim ini.

Dikutip dari situs resmi klub, Bilic tidak mau berpatokan dengan kemenangan di Emirates lalu. ’’Itu sudah lama terjadi, antara kami dan Arsenal pun sama-sama sudah berubah. Rekor itu hanya untuk menegakkan kepala kami. Ingat, Arsenal sekarang lebih punya kecepatan disertai skill rata-rata, paling bahaya pada awal-awal laga,” ulas mantan pelatih timnas Kroasia itu.

Dibatalkannya kartu merah Cheikhou Kouyate melegakan Bilic. Karena, dirinya bisa bermain dengan kekuatan utamanya. Kouyate kembali jadi tembok penahan di depan back four bersama Noble sebagai poros ganda. Ingat, bermain di kandang sendiri West Ham selalu menyulitkan tim lawan untuk mencetak gol.

Dari sepuluh laga home terakhir, hanya enam gol yang merobek gawang West Ham. Atau, per game-nya hanya kebobolan 0,6. West Ham tinggal menunggu ledakan-ledakan dari Dimitri Payet yang seringkali menjadi pembeda. Berbeda dengan West Ham yang perkasa di Upton Park, Arsenal malah angin-anginan di laga tandang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.