oleh

Vlado: Terima Kasih Persib

[tie_list type=”minus”]Resmi Pergi dan Cari Klub di Luar Negeri [/tie_list]

Vladimir Vujovic
Vladimir Vujovic

“Tidak ada yang dikecewakan dari pertemuan ini. Tidak ada kejutan yang negative dan semua baik-baik saja. Tinggal saya mencari klub lain di luar Indonesia,”

BANDUNG – Imbas dari polemik berkepanjangan antara PSSI dan Kemenpora mulai dirasakan Persib Bandung. Betapa tidak, nasib yang kian tak menentu memaksa pemain Asing Vladimir Vujovic harus angkat koper dari Indonesia.
Pemain yang akrab disapa Vlado ini menjadi punggawa Maung Bandung pertama yang mengambil sikap tegas. Vlado memilih pergi mencari pelabuhan lain, ketimbang menunggu di Tanah Air tanpa kepastian dan jaminan apapun.
Keputusan itu diambil setelah melakukan perbincangan dengan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Risha Adi Widjaya, kemarin (15/6) di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.
”Tadi saya bertemu dengan Risha. Dia juga sudah berbicara dengan petinggi lain di klub. Saya secara resmi memutus kontrak bersama klub dan kedua belah pihak sudah membuat kesepakatan,” ungkapnya.
Vlado mengakui, jika pembicaraannya dengan manajemen mengenai kelangsungan nasibnya di Persib sudah berlangsung sejak lama, bukan kali ini saja. Dia pun menuturkan tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Pengunduran diri ini dianggapnya baik-baik saja. Rencananya, dalam waktu dekat ini dia akan mencari klub baru.
”Tidak ada yang dikecewakan dari pertemuan ini. Tidak ada kejutan yang negatif dan semua baik-baik saja. Tinggal saya mencari klub lain di luar Indonesia,” bebernya.
Tidak ada alasan baginya untuk tetap bertahan di Indonesia. Liga yang tidak jelas kapan akan terlaksana, ditambah kisruh sepak bola yang masih belum usai hingga FIFA menjatuhi sanksi. Terlebih, saat ini dia sudah memiliki keluarga dan satu anaknya yang harus dia nafkahi, semakin memantapkan keputusannya untuk pergi.
”Tidak ada latihan, tidak ada pertandingan dan terkait gaji kami tidak punya kejelasan. Saya harus memikirkan keluarga saya dan tentang masa depan saya juga,” tuturnya.
Dengan begitu praktis, perjanjian kontrak yang dijalin sejak Desember lalu, berakhir hingga bulan Juni ini. Sudah satu setengah musim bek bernomor punggung 3 itu bersama Maung Bandung. Musim pertamanya dia langsung mampu membawa Persib menjuarai Liga Super Indonesia (ISL) 2014. Dengan catatan bermain selama 2.471 menit dari 27 pertandingan. Sebagai pemain belakang, dia juga cukup produktif dengan membukukan enam gol selama musim 2014. Sebuah catatan bahwa dia memberikan kontribusi positif untuk klub.
”Jadi ini momen sulit bagi saya, tapi di samping itu juga jadi momen yang bagus. Karena, semua mempunyai kenangan yang postitif tentang saya, karena musim lalu bisa memberikan trofi dan musim ini berada di papan atas meski liga berhenti,” jelasnya.
Satu setengah tahun bukan waktu yang sebentar, kenangannya bersama tim dan bobotoh tidak akan mampu dia lupakan begitu saja. ”Di sini (Bandung) saya punya kerja sama yang bagus dari semua elemen, terutama bobotoh. Mereka selalu mendukung bukan hanya kepada saya tapi kepada tim. Saya ucapkan terima kasih, saya selalu mengingat Bandung dengan hal yang baik,” tutupnya. (mio/hen)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.